Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
1
Suka
2,974
Dibaca

Pada suatu pagi yang teduh, sayup-sayup kokok ayam jago dari kejauhan menyelinap masuk lewat celah jendela, membangunkan aku dari tidur lelap. Hangat pelukan Uda Nasril masih terasa di punggungku. Aku menggeliat, lalu berbalik, menatap wajah damai suamiku yang masih terlelap. Setahun sudah kami mengarungi bahtera rumah tangga ini, sebuah perjalanan yang dimulai dari sebuah ta’aruf sederhana namun penuh berkah. Kami jarang sekali cekcok, kehidupanku terasa damai dan indah. Tapi kedamaian itu akan segera terusik oleh satu hal, yang saat ini belum kusadari sepenuhnya.

“Sayang, Insya Allah minggu depan Ayah dan Bunda datang berkunjung ke rumah dari Padang,” suara lembut Uda Nasril tiba-tiba memecah keheningan, membuatku terlonjak sedikit. Ia rupanya sudah terbangun dan menatapku dengan mata berbinar. “Kita beres-beres rumah dulu ya sebelum mereka datang.”

Seharusnya kalimat itu membuatku senang. Ya, senang sekali! Akhirnya Ayah dan Bunda mertua akan datang ke rumah kami. Tapi entah kenapa, bukannya bahagia membuncah, justru kegelisahan aneh yang perlahan-lahan menyelimuti hati. Ada semacam firasat yang berbisik lirih di benakku, firasat akan sebuah tantangan besar yang akan datang. Dawai hati ini bergetar, namun kali ini bukan karena bahagia, melainkan resah yang berkelindan.

Aku hanya tersenyum tipis, mencoba menyembunyikan keanehan perasaanku. Pikiranku langsung melayang pada tumpukan pekerjaan kantor yang tak ada habisnya, pada jam pulang kerja yang selalu menjelang senja, dan pada kenyataan bahwa dapurlah yang paling sering jadi korban dari kesi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Mimpi yang Dikubur Hidup-Hidup
Muhaimin El Lawi
Cerpen
Waktu yang Tak Pernah Padam
Meliawati
Cerpen
Bronze
LANDAK MINI SANG PENOLONG NAN PEMBERANI
Olaf A Gerrits
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Cahaya di Tengah Badai
Kinanti fujiyani
Cerpen
Bronze
ALTEZZA : Semata Karenamu
Tinta Monyet
Cerpen
Bronze
RIN
Hesti Ary Windiastuti
Cerpen
Bronze
Sebatang kara
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Janji Tak Akan Ingkar
Galih Priatna
Cerpen
Bronze
Bakso dan Basa-basi: juru cuci mangkuk yang mendadak panik
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Hiraeth
Illa Fadillah
Cerpen
Mimpi Setinggi Menara
Muhammad Nur Syafi'i
Cerpen
Sabda Pasar
Galang Gelar Taqwa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RANTAU RAMADHAN PERTAMA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH TERPAUT DI DERMAGA CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH SEMUSIM LALU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RESEP KEDUA AYU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PETAKA BONEKA TERKUTUK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RAHIM TERLARANG
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
ANTARA ANDIKA, ANNISA DAN AMALIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GEMA HATI SANG IBU KEDUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERKHIANAT DEMI SI BULE
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PATAH HATI DI UJUNG ADAT
ari prasetyaningrum