Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Rasa Didua
2
Suka
15,347
Dibaca

RASA DIDUA

Oleh Anjrah Lelono Broto

 

 

    Terminal beranjak samun. Lalu lalang kendaraan berbadan lebar dengan puluhan nyawa di dalam rahimnya telah berkurang. Satu kendaraan yang melintas masuk akan disusul yang lain ketika jarum panjang jam tangan telah berputar dua puluh atau tiga puluh kali. Tidak hanya langkah malam yang menghadirkan samun. Namun, hujan turun yang tak kunjung berhenti juga berjasa besar dalam kesamunan di terminal ini. Melintas di tanah tanpa atap menuai kuyup. Memaksa melintas juga menuai sengatan dingin di kulit, di tulang. Semua memilih menahan diri, menanti hujan surut.

    Sayangnya, hujan belum juga sudi untuk surut. Bulir-bulir airnya mengantan muka tanah tak terputus. Meski telah lama matahari senja hilang dari pandangan dan rembang petang pun berpamitan dengan santun, namun hujan ju...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Rasa Didua
Anjrah Lelono Broto
Flash
Kepergianmu...
Awang Nurhakim
Novel
Bronze
You are My Destiny
yoursweetcrush
Novel
Kutukan yang Kupanggil Cinta
virdytan
Novel
Bronze
Waktu Isa Sudah Lewat
Alfia
Skrip Film
Tak Terucap, Tapi Ada
Shavrilla
Flash
Lima Tahun dari Sekarang
eko s
Flash
Gasan Rahmi
Donny Setiawan
Novel
I am not Princess
Nia Wijaya
Komik
Bronze
Puppy love
Sofianti Anggraini
Flash
Banyak Anak
DIANAZ
Flash
Terima Kasih Cinta
Weny Olivia
Flash
Menyentuh Mimpi
MONSEUR
Cerpen
Bronze
Sasa dan Koko
sastradanpena
Cerpen
Bronze
BERMADU ATAU ANDARTU?
Iman Siputra
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rasa Didua
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Keputusan
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
TEKEK...
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Kisah-Kisah Di Tanah Suci
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
N E E L A M
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Amore Pazzo
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Bukan Malam Jahanam
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Tak Ingin Menulis Lagi Tentang Dia
Anjrah Lelono Broto
Flash
PERJAMUAN PENAGIH HUTANG
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
IMAJINASI
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bisikan Daun
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Bidadari dan Puspawangi
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
STUBBORNS
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Di Tepi Kawah Saweri
Anjrah Lelono Broto