Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Rahasia Sumur Setan
3
Suka
13,653
Dibaca

Sumur Setan

"Sumur setan, sumur setan, gemanya tak teredam. Sumur setan, sumur setan, mencari anak nakal."

Lin, kau sehat? Hari ini aku baru saja menyelesaikan cerpen realisme magis pertamaku. Aku kirimkan ini untuk engkau baca lebih awal. Hidupku terlalu miskin lagi papa sehingga tidak banyak pemberian yang dapat kuberikan di hari pentingmu ini. Hari pertama kali kau melongok menatap dunia dengan terisak-isak karena ketidaktahuanmu akan hakikat dunia yang fana. Tetapi aku yakin, sudah lama sekali kau pasti berhenti menangis macam itu, kau pasti tidak lagi merengek-rengek sebebas hari itu, dan memang sebaiknya kau tidak perlu lagi membuang-buang air matamu hanya untuk hal yang tidak perlu. Air mata terlalu berharga untuk persoalan remeh, sahabatku. Apa yang kurang dari hidupmu, duhai Lin yang manis? Kau menghadapi dunia yang lunak dan lemah lembut padamu. Sementara aku tidak, aku adalah anak tiri dunia yang terus-terusan diinjak-injak kemalangan. Berkali-kali aku berdiri dan bangkit melawan, berkali-kali pula aku dijatuhkan hukuman, sedangkan harapanku dicabik-cabik tanpa ampun. Percuma melawan. Sungguh percuma, Lin, rasanya sia-sia aku melawan musuh yang mungkin tak punya kelemahan ini. Menangis satu-satunya perlawanan terakhir yang dapat kulakukan saat ini. Menangis tanpa air mata. Sejak hari kelahiran terkutukku itu, aku tidak dapat menghentikan kesedihan atas keberadaanku di dunia bajingan ini.

Tapi lupakan bagian itu, hari ini aku mengirimkanmu cerpen—semoga kau menerimanya dengan utuh—melalui asisten rumah tanggamu gemuk itu. Perempuan itu entah kali ke berap...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Horor
Novel
Bronze
Reuni di Pulau Sembah
Langit Berawan
Cerpen
Bronze
Rahasia Sumur Setan
Eki Saputra
Novel
Bronze
WINDY ... IS CALLING
Herman Trisuhandi
Novel
SEMBRONO
Datu Mas Satriaji Daniswara
Cerpen
Bronze
Anita dan Penghuni Lain
Jasma Ryadi
Flash
Suara Gaun Emas
Andi Bayu Putra
Novel
Bronze
Dikutuk
Bulan Separuh
Flash
Marry & Tommy
Ika Karisma
Flash
Pengantin Maut
Elya Ra Fanani
Flash
Bayangan Putih
Luca Scofish
Cerpen
Bronze
RUMAH MR. SIMON
Eko Sam
Novel
Sisik Emas
Retno Utama
Flash
seringai masa lalu
lusi anda sudjana
Flash
Bronze
Hujan yang Sebentar
Afri Meldam
Flash
Jangan Khianati Aku
Roy Rolland
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rahasia Sumur Setan
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Hantu Air
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Setan Jabal Rokok
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Orang Talang
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Si Mata Hijau
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Nada y Pues Nada
Eki Saputra