Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Putri Dan Tongkat Sihirnya
3
Suka
7,418
Dibaca

Pada suatu hari di sebuah kerajaan es di Pulau Roow Floras, lahirlah seorang putri yang unik. Ia terlahir dalam sebuah bunga emas yang besar, rambutnya indah berwarna emas, dan mata coklat gelap.

 

Mona namanya.

 

Putri mahkota dari Raja Esean dan Ratu Reisa.

 

Mereka hidup bahagia sebelum datang kejadian tragis, dan di hari ulang tahun putri mahkota, ia diberi hadiah spesial, yaitu sebuah tongkat sihir yang berpermata es. Tongkat yang diberikan pada putri tertukar, yang seharusnya hanya imitasi, bukan asli milik sang penyihir. Tertukar secara tidak sengaja saat pengambilan, tongkat itu selalu ia bawa, ditaruh di atas kepala seperti mahkota.

 

Saat sudah besar, putri mahkota itu kini tumbuh menjadi gadis yang cantik jelita nan pintar. Ia ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
HABROMANIA
Jessamine
Novel
Elorazen
Daydreamer
Novel
Bronze
Dosen Misterius Buronan Mahasiswa
Bond Monosta
Flash
Bronze
Kembali
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Putri Dan Tongkat Sihirnya
zahro ikrima
Novel
Bronze
Something with you
nazar aulia hidayah
Novel
Bronze
VIRGO: Unconditional Reason
FatmaCahaya
Komik
THEY ARE A GIFT
Irul irul
Flash
Dewasa
Lentera jingga
Cerpen
Bronze
Ramalan Bintang
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Kisah Di Balik Pena
Shofiatul hasanah
Novel
Gold
The Leader Who Had No Tittle
Bentang Pustaka
Flash
Anak Panah Ke Sebelas
Rainzanov
Flash
Ponsel
Rena Miya
Flash
Bronze
Dua Lusin Keberuntungan
Febrina Annisa Dewi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Putri Dan Tongkat Sihirnya
zahro ikrima
Novel
Princess Adira & Gold Flower
zahro ikrima
Novel
Bronze
1 Warisan Istimewa
zahro ikrima
Cerpen
Bronze
Renkarnasi Vampir
zahro ikrima
Cerpen
Bronze
My Cat is My Handsome?!
zahro ikrima
Cerpen
Bronze
Ketahuan selingkuh
zahro ikrima