Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Pulau Terasing
0
Suka
6,207
Dibaca

Kedatangan

Matahari bersinar begitu terik saat kapal yang mereka tumpangi mulai merapat di dermaga. Udara tropis yang hangat menerpa wajah Elias, membuatnya memejamkan mata sejenak, menikmati sensasi liburan yang sudah lama ia nantikan. Di sampingnya, Renata dengan cermat memindai setiap detail, dari warna cat dermaga yang pudar hingga ekspresi wajah para kru kapal. Baginya, setiap hal adalah data, dan otaknya secara otomatis menganalisis setiap gerak-gerik. Sementara itu, di buritan kapal, Bima berdiri tegak, memandang cakrawala dengan tatapan kosong, seolah-olah pikirannya masih berada jauh di medan perang yang telah ia tinggalkan. Ia adalah bayangan dari dirinya yang dulu; tegar namun dipenuhi oleh bekas luka yang tak terlihat. Tidak jauh dari Bima, Dina sibuk dengan kameranya, mengabadikan setiap momen seolah-olah ia sedang menjalankan tugas jurnalistiknya. Senyumnya lebar, tetapi matanya penuh dengan ambisi yang tidak bisa disembunyikan. Di sisi lain, Arya dengan santai menyandarkan punggungnya ke tiang kapal, sibuk dengan ponselnya yang ia utik-utik, mencoba mencari sinyal yang sudah hilang sejak beberapa jam yang lalu.

Mereka berlima—Elias, Renata, Bima, Dina, dan Arya—adalah orang-orang asing yang disatukan oleh sebuah “undian” yang aneh. Mereka adalah pemenang dari program “Pelatihan Kepemimpinan Eksklusif di Pulau Serenity” yang diselenggarakan oleh sebuah organisasi yang tidak begitu jelas. Undian yang mereka menangkan adalah tiket untuk mendapatkan pelatihan yang dijanjikan akan mengubah hidup mereka. Namun, di antara mereka, hanya satu yang tidak sepenuhnya percaya pada undian itu: Dina. Sebagai seorang jurnalis investigasi yang ambisius, nalurinya mengatakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Tetapi, janji hadiah uang tunai yang menggiurkan dan potensi mendapatkan cerita eksklusif membuatnya mengesampingkan keraguan itu.

"Ini dia, 'Pulau Serenity'," gumam Elias, suaranya terdengar seperti bisikan di tengah suara ombak. Ia adalah seorang dokter yang memiliki hati yang lembut dan empati yang besar. Ia memenangkan undian ini karena ia benar-benar membutuhkan istirahat dari tuntutan pekerjaannya. Setelah bertahun-tahun berhadapan dengan penderitaan manusia, ia berharap pulau ini bisa menjadi tempatnya untuk memulihkan diri.

"Serenity, huh? Kedengarannya terlalu sempurna untuk menjadi kenyataan," kata Renata, tatapan tajamnya masih mengamati sekeliling. Ia adalah seorang psikolog yang cerdas, selalu mencari makna tersembunyi di balik setiap kata dan tindakan. Ia memenangkan undian ini karena ia tertarik pada potensi studi kasus tentang bagaimana orang-orang yang tidak saling kenal berinteraksi dalam lingkungan yang baru.

Bima tetap diam, tetapi matanya mengamati setiap detail: dari vegetasi ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp12.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Pulau Terasing
Christian Shonda Benyamin
Novel
Gold
The Ho[S]tel 2
Bentang Pustaka
Cerpen
WIRADELIMA(IB.webtoon WIRADELIMA)
icikiwir
Cerpen
Bronze
DADONG CANANGSARI
Citra Rahayu Bening
Flash
Larva
Listian Nova
Cerpen
Bronze
Arga
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
AFTER DUSK HAS COME
Tara Abdi
Novel
RUMAH SEBELAH
Dezzi Echi
Novel
NANDANA
Shinbul
Novel
HITAM
Endah Wahyuningtyas
Novel
Gold
Sing, Unburied, Sing
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Nenek Penuh Paku di Minahasa
Risti Windri Pabendan
Novel
Bronze
Tingkah Aneh Istriku
Diyah Islami
Komik
Selamat Datang di Toko Batavia
Tri Agustinauli
Flash
Televisi
Doddy Rakhmat
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pulau Terasing
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Arga
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
Di Balik Tirai
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Harmoni Kegelapan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Catatan Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kamera Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Dinding Tertawa
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Ouija
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pelaku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Aku Bersama Mereka
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Dari Aku Untukku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Retak
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Delusi Atau Nyata
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
#fyp Terakhir
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pintu Retak
Christian Shonda Benyamin