Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
JUDUL :
PSIKOLOG MUDA THE MOVIE
Bab 1 Tentang Tiwi
Adinda Pratiwi, Biasa dipanggil Tiwi. Dia adalah murid baru di salah satu SMA Negeri di Bandung. Dia anak kedua dari tiga saudara. Kakaknya bernama Arimi sedang kuliah di Jogja. Adiknya Bima prakasa, masih SD kelas 4. Ayahnya seorang PNS, Ibunya seorang pengusaha UMKM bidang makanan dan cateringan. Tiwi anaknya berjilab, cantik, ceria dan ramah.
Seperti biasa setiap pagi di rumah Tiwi terjadi keramaian. Bunda setiap pagi menyiapkan makanan di meja makan. Dan mereka sarapan dulu sebelum berangkat. Bunda, ibu Tiwi. Keluar dari dapur membawa beberapa bekal makanan. Bunda menghampiri ayah, Tiwi dan Bima.
‘”Bima, ini bekalnya dibawa. Dan ini buat Tiwi.”
Lalu bunda duduk di dekat ayah.
“Nah ini buat Ayah.”
Ayah minum ramuan jamu buatan Bunda, lalu berkata.
“Terima kasih Bunda.”
Selesai sarapan, mereka semua berdiri dari kursinya. Lalu mereka semua menyalami Bunda untuk berangkat.
“Tiwi, kok bekalnya tidak dibawa?” Tanya Bunda.
“Bunda, Tiwikan sudah besar. Kemaren-kemaren Tiwi sudah bilang ke Bunda agar bekal Tiwi tidak usah dibuat. Masak harus bawa bekal sih? Udah SMA, Bunda....”
”Ayah saja yang sudah tua masih bawa bekal.” Bunda melirik Ayah.
Ayah yang dilirik cegar cegir saja. Kemudian bicara. “Bawa saja, masakan Bunda kan enak-enak juga.”
Tiwi tersenyum dan mengangguk.
Bab 2. MPLS (Masa perkenalan lingkungan Sekolah)
Sekolah SMA Negeri Nusantara Indah tempat Tiwi sekolah, adalah salah satu SMA Negeri favorit di Bandung. ini adalah minggu pertama Tiwi bersekolah di SMA. Tepatnya hari ketiga MPLS.
Ayah menurunkan Tiwi di depan sekolah Tiwi. Tiwi sebelum turun menyalami tangan Ayahnya. Lalu keluar mobil.
“Assalamualaikum....”
“Waalaikum salam, selamat sekolah nak. Belajar yang rajin....”
Saat ini Tiwi baru minggu pertama masuk sekolah. Masih masa-masa MPLS (Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah). MPLS ini diisi dengan memperkenalkan lingkungan sekolah, guru-guru, mata pelajaran dan ekstra kulikuler. Hari ini adalah hari terakhir MPLS.
Di kelas, Tiwi duduk di depan sekali. Dia terlihat bicara dengan teman sebangkunya. Suasana kelas masih rame. Kemudian bel masuk berbunyi. Tidak lama seorang guru masuk ke kelas Tiwi. Tiwi dan murid-murid diam. Kelas menjadi hening.
Bu Guru menyapa murid-muridnya.
“Selamat pagi murid-murid....”
“Pagi bu....”
Terdengar suara murid - murid serempak.
“Nama saya Bu Gina, biasa dipanggil Maam Gina. Saya mengajar BK (Bimbingan dan Konseling). Yang ngajar guru BK di Sekolah ini ada dua ya. Satu lagi Pak Tio.”
Maam Gina mulai menerangkan pelajaran yang dipegang oleh dia. Termasuk tentang cita-cita. Maam Gina asik menerangkan pelajaran BK, serta mengatakan kalau butuh guru BK bisa ke ruang BK.
Murid-murid memperhatikan dengan seksama. Sedangkan Tiwi terlihat serius memperhatikan. Seakan-akan tidak berkedip. Sangking seriusnya. Dia juga terlihat berpikir keras. Mata indahnya terlihat berputar sebentar ke kanan dan ke kiri dengan kening sedikit berkerut. Dia memperhatikan seperti itu sampai Maam Gina selesai mengajar.
Selanjutnya sampai pelajaran MPL...