Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Pintu Retak
0
Suka
7,366
Dibaca

Raka memegang buku berjudul The Mind's Labyrinth, sampulnya usang dan sudut-sudutnya melengkung. Buku itu bukan miliknya, namun sudah berada di mejanya selama berminggu-minggu, seolah takdir yang tak terhindarkan. Sebagai seorang dosen psikologi klinis, ia sudah terbiasa dengan buku-buku yang datang dan pergi, namun yang satu ini terasa berbeda. Seperti labirin yang digambarkan di judulnya, buku itu seperti cerminan pikirannya sendiri: rumit, tak berujung, dan penuh dengan jalan buntu.

Ia membiarkan buku itu tergeletak di samping laptopnya, layar yang menyala menampilkan presentasi tentang trauma kolektif, sebuah topik yang sering ia hindari namun harus ia ajarkan. Raka memiliki reputasi yang cemerlang. Ia adalah dosen favorit, dikenal karena kecerdasannya, sikapnya yang tenang, dan kemampuan uniknya untuk menjelaskan konsep-konsep rumit dengan cara yang sederhana. Namun, di balik fasad yang sempurna itu, ada celah, retakan yang mulai membesar.

Celah itu adalah mimpinya.

Setiap malam, ia kembali ke sana. Sebuah rumah tua yang terbengkalai, dengan cat mengelupas dan jendela yang pecah. Selalu sama. Ia berdiri di depan sebuah pintu kayu yang lapuk, permukaannya pecah-pecah seperti kulit kering, dan di tengah retakan itu, ada noda merah gelap yang berdarah setiap kali ia menyentuhnya. Darah itu tidak menetes, melainkan menyebar, menyerap ke dalam serat kayu seperti tinta di atas kertas tisu. Di balik pintu itu, ia tahu ada sesuatu yang menunggu. Sesuatu yang mengerikan. Namun ia tak pernah bisa membukanya.

Mimpi itu selalu berakhir dengan ia terbangun, napasnya terengah, dengan sisa-sisa keringat dingin di dahi. Ia sering mendapati dirinya menatap cermin, mencari jejak ketidakwarasan, namun yang ia lihat hanyalah Raka yang sama. Raka, dosen yang sukses. Raka, yang tampak baik-baik saja. Namun mimpinya menjadi semakin nyata. Aroma darah, dinginnya kayu, dan sensasi basah yang lengket—semua itu mulai merembes ke dalam realitasnya.

Suatu sore, saat ia sedang menjelaskan tentang mekanisme pertahanan ego, pandangannya tak sengaja bertemu dengan seorang mahasiswi di barisan depan. Namanya Nadia. Ia adalah mahasiswi yang cerdas, selalu di barisan terdepan, namun ada sesuatu tentangnya yang membuat Raka merasa tak nyaman. Tatapannya terlalu tajam, seolah ia sedang membaca buku yang sama dengan Raka, namun beberapa bab di depan.

"Tentu saja, banyak trauma yang tidak bisa dipecahkan," Nadia berkata tiba-tiba, suaranya pelan namun jelas. "Sering kali, otak kita memilih untuk mengubur ingatan-ingatan itu, menutupnya rapat-rapat, bahkan menciptakan realitas yang berbeda agar kita bisa berfungsi."

Ada jeda dalam penjelasannya yang memb...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp12.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Pintu Retak
Christian Shonda Benyamin
Skrip Film
Gedung Tua di Senen
bagus aprilianto
Novel
Lebur Sukma
Netrakala
Cerpen
Bronze
Email Maut
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Mendadak indigo
Alhuyaz
Novel
Bronze
KISAH CINTA
Endah Wahyuningtyas
Novel
Cagak Cemani
Noor Angreni Putri Hasim
Cerpen
Cosplay Jadi Guling
Amelia Purnomo
Cerpen
Permainan Kematian
Chie Kudo
Skrip Film
Rayuan Maut Pulau Kelabu Script
Arlita Dela
Flash
Akar di Kepala Ibu
Jasma Ryadi
Novel
SAMBAT
iqbal syarifuddin muhammad
Flash
Hantu
Halfmoon Smile
Flash
Pintu Dingin
Pipo Vernandes
Cerpen
Bronze
Rumah dan Rumah Itu
Jasma Ryadi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pintu Retak
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Email Maut
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Mereka Nyata Dan Bercerita
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
19:00
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Yamero
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kamera Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Lilo Main Dengan Siapa
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kabut Asap Pelabuhan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Lonceng Berdentang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayangan Di Kota Fajar
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Retak
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayangan Di Balik Kaca
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Delusi Atau Nyata
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pelaku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Novel Tanpa Akhir
Christian Shonda Benyamin