Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
PILIHAN
0
Suka
4,298
Dibaca

Pagi itu, matahari belum sepenuhnya naik di atas atap rumah di sebuah komplek yang ditempati Romi dan ayahnya.

Udara masih lembap, aroma sisa hujan semalam belum juga hilang. Dari dapur, suara teko mendesis pelan menandakan air hampir mendidih. Romi duduk di kursi ruang tamu, menatap layar ponselnya yang sudah penuh notifikasi dari aplikasi ojek online. Tapi belum ada satu pun pesanan masuk.

“Belum ada yang nyangkut Rom?” suara ayahnya memecah keheningan. Lelaki paruh baya itu berdiri di depan pintu, sudah rapi, mengenakan seragam cokelat ASN dari kantor kecamatan. Wajahnya tampak lelah, namun tetap berusaha tersenyum.

“Belum, Yah. Mungkin nanti sebentar lagi” jawab Romi, tersenyum tipis sambil meneguk teh manis yang masih tersisa hangatnya.

Ayahnya hanya mengangguk. Ia tahu, setiap pagi kalimat itu diulang lagi dan lagi.

“Kalau nanti sudah dapat order, jangan lupa isi bensin dulu, ya. Jangan dipaksain sampai habis kayak kemarin,” katanya lagi, lalu menepuk bahu Romi sebelum berangkat.

Romi mengangguk pelan. Setelah ayahnya berlalu, ia menarik napas panjang. Sejak ibunya meningg...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
PILIHAN
angin lembah
Cerpen
Bronze
Bintang yang Redam di Cakrawala Pagi
Ezra Jo
Cerpen
Bronze
Satu Kata Terakhir
Anggrek Handayani
Cerpen
Peran
Adrikni LR
Cerpen
Yang Penting Bisa Hidup
Yovinus
Cerpen
Bronze
Buah Mangga
Semmy Rajita
Cerpen
Bronze
Keajaiban Dokter Risna
Syaa Ja
Cerpen
KARBAK 85
Sky Melankolia
Cerpen
Gubuk Kecil di Kota Kuning
Rafael Yanuar
Cerpen
Tiba Tiba Jodoh
Rizkia Khoirul Anwar
Cerpen
Bronze
Dibalik kedok tenang
Indah Nurlita
Cerpen
Seorang Lelaki Menangis di Kamar Anaknya
Muhammad Sapril
Cerpen
Lost In Translation (Karena kamus saja tidak cukup)
Lada Ungu
Cerpen
Bronze
Diam Diam Protes
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Keresahan Robin Setiap Pagi
Reynal Prasetya
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
PILIHAN
angin lembah
Novel
Romi Dan Juli
angin lembah
Cerpen
Bronze
ANTARA LAUT DAN LANGIT BANDUNG
angin lembah
Cerpen
Bronze
SURAT
angin lembah
Cerpen
Bronze
Romi Dan Juli
angin lembah
Cerpen
Bronze
MENYAMBUNG SENAR GITAR
angin lembah
Novel
Antara Laut dan Langit Bandung
angin lembah
Cerpen
Bronze
KEPADA SENJA
angin lembah
Cerpen
Bronze
Jadi Diri Sendiri Aja, Ta...
angin lembah
Cerpen
Bronze
KejutanNya Selalu Ada
angin lembah
Cerpen
Bronze
Bawa Aku, Kemana Kau Pergi
angin lembah
Cerpen
Bronze
Cintai Aku, Kau Kucinta
angin lembah