Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Persetan
2
Suka
9,377
Dibaca

Kami membicarakan itu lagi, selayaknya dua manusia yang begitu paham kehidupan. Dadaku sudah sesak, urat-urat di sekujur tubuhku juga menegang. Aku tak suka dihakimi tanpa dipertanyakan kenapa aku sedemikian rupa.

Aku bisa merasakan suaraku yang serak, tapi sebisa mungkin aku tertawa seolah apa yang ia katakan cukup ku aminkan. Sejatinya ada yang berkeruh di dadaku, amarah yang tak kuingin meledak di sini.

Entah apa yang terjadi, aku juga tak tahu bagaimana ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Persetan
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Rumah Kecil Laras
Amelia Sibarani
Cerpen
Bronze
Matahari Kembar di Langit Bruistagi
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Virus Mulut Tetangga
Khairaniiii savira
Cerpen
Di Antara Dua Dunia
Yovinus
Cerpen
Bronze
Pelajaran dari Ban
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
UANG IURAN KELUARGA
N. HIDAYAH
Cerpen
Bronze
Fairy Tale
Miss Anonimity
Cerpen
Bronze
Fiksiagra
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Bulan Tidak Terbit
Mala Armelia
Cerpen
Bronze
Bahtera di Lautan Waktu
Haswardi Eka putra
Cerpen
Bronze
Asa Untuk Iza
Rafiu H
Cerpen
Bronze
Jalan Terjal Tiga Puluh
Karlia Za
Cerpen
Bronze
Kenakalan Masa Remaja
Bang Jay
Cerpen
Bronze
NURAGA
SIONE
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Persetan
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
I B U
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Langis
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Perempuan Itu
Yuli Harahap
Flash
Untuk Bhumi
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Kupu-kupu Sumbang
Yuli Harahap
Flash
Jatuh Cinta Seharusnya ...
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Sebelum Petang
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Mungkin di Semesta Lain
Yuli Harahap
Novel
Bronze
Sebelum Pagi
Yuli Harahap
Novel
Lelaki yang Menjual Cinta
Yuli Harahap
Flash
Tiket Terakhir
Yuli Harahap
Flash
Surat Untuk Kekasihmu
Yuli Harahap
Novel
M E M B I R U
Yuli Harahap
Flash
Penaka Dongeng
Yuli Harahap