Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Persami
1
Suka
743
Dibaca

Deru mesin mobil pikap L300 atau yang akrab mereka sebut “kol bak” meraung membelah aspal jalan lintas selatan yang berkelok. Di atas bak terbuka itu, dua puluh anggota Pramuka SMA Tunas Bangsa duduk berdesakan di atas tumpukan tas carrier dan gulungan tenda. Angin laut yang asin mulai menyapu wajah mereka, membawa aroma kebebasan yang sudah lama dinanti.

“Jangan berdiri, woi! Nanti diciduk polisi!” teriak Andi, suaranya hampir kalah oleh suara angin. Ia tertawa lebar, tangannya berpegangan erat pada besi pembatas bak sembari sesekali menggoda siswi-siswi yang duduk di pojok.

Sabtu pagi itu terasa sempurna. Langit biru bersih tanpa awan, dan semangat mereka sedang tinggi-tingginya. Setelah tiga jam perjalanan yang melelahkan namun penuh tawa, garis pantai selatan yang legendaris itu mulai terlihat. Ombaknya yang besar bergulung-gulung seperti raksasa putih yang menyapa dari kejauhan.

Setibanya di lokasi perkemahan sebuah tanah lapang berpasir yang hanya berjarak seratus meter dari bibir pantai rutinitas kedisiplinan langsung dimulai. Tidak ada waktu untuk bersantai.

“Siap, grak!”

Suara lantang Kak Satria, pembina mereka, memecah kesunyian pantai. Apel pembukaan berlangsung khidmat di bawah terik matahari pukul sepuluh pagi. Meskipun peluh mulai membanjiri seragam cokelat mereka, kebanggaan terpancar dari wajah-wajah muda itu. Bagi mereka, ini bukan sekadar berkemah, ini adalah ujian kemandirian.

Begitu apel dibubarkan, suasana berubah menjadi sibuk yang teratur.

* Regu Elang (regu Andi) bertugas mendirikan tenda dome.

* Regu Mawar mulai menyiapkan area tungku untuk memasak.

* Sisanya sibuk mengambil air bersih dari sumur penduduk yang terletak agak jauh di balik bukit kecil.

“Ndi, pasak yang sebelah sini kurang dalam!” teriak Bayu, ketua regu mereka.

Andi mengusap keringat di dahi dengan pungg...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Persami
OvioviO
Novel
Bronze
Derflow dan Delusi
White Blossom
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Tanzania
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Penjaga Gaib(Based on true story)
Julpiyana
Cerpen
Bronze
Ada Pocong di Kamarku
Abdi Husairi Nasution
Cerpen
Bronze
Penyelamat Yang Terlupakan
Yona Elia Pratiwi
Flash
Rumah Mbakku
Amelia Purnomo
Novel
TRAWANG
Marion D'rossi
Novel
LUMINOUS:A World Full Of Mystery and The Darkness
Dito Bagus Chandra
Cerpen
Bronze
Serigala dan Perempuan Naga di Ladang Terlarang
Mochammad Ikhsan Maulana
Cerpen
Bronze
Rumah Misteri
SUWANDY
Novel
Gold
Fantasteen Black Shadow
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Indri dan Musiknya
Rere Valencia
Novel
Bronze
Petaka Tambang Emas Berdarah
Achmad Benbela
Flash
PULANG
Areta Swara
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Persami
OvioviO
Novel
Bronze
Suami
OvioviO
Cerpen
Bronze
Mawar Senja
OvioviO
Cerpen
Bronze
Buah Hatiku
OvioviO
Cerpen
Bronze
Tulis!!!
OvioviO
Novel
Gunung Wingit
OvioviO