Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Perempuan Pemakan Bangkai
11
Suka
11,663
Dibaca

Aku melangkah ragu-ragu ke luar dari dalam rumah, menolehkan kepala ke kiri, ke arah teras rumah Tante Sari yang kebetulan bersebelahan dengan rumahku. Kulihat sudah banyak orang yang berkumpul di teras rumah sambil membersihkan bahan-bahan sayuran untuk hajatan, acara khitanan cucunya Ibu Sari yang akan diselenggarakan nanti malam.

Aku mengurungkan niat untuk ke rumah Tante Sari, memilih duduk di bangku teras, bersembunyi dibalik bunga jejeran pot-pot koleksi bunga anggrek milik Mama. Dari situ aku melihat seorang perempuan tengah menyuguhkan hidangan daging segar beserta minuman dari darah segar. Sesekali kudengar ia menyebut-nyebut namaku dengan nada suara sedikit ditekan. Matanya melirik ke arah teras rumah, memastikan tak ada aku atau Mama yang mendengar suaranya. Mungkin ia tak sadar kalau Mama sudah dari pagi berada di rumah itu karena dipinta Tante Sari untuk memasak.

Dari jauh kulihat perempuan pemakan bangkai itu sedang berceloteh, tak tahu siapa lagi sedang ia ceritakan. Bibirnya yang tebal itu mengot-mengot, mengekspresikan berbagai bentuk ujaran, matanya membeliak ke sana kemari, melihat wajah satu persatu orang yang ada di lingkarannya. Suaranya terdengar paling kencang, menandakan tak ingin ditandingi oleh siapapun dan ia hanya ingin di dengar, tapi tak mau mendengar.

Sebagian ibu-ibu yang suka bergunjing pasti akan turut serta menikmati santapan daging manusia yang perempuan itu suguhkan. Sementara sisanya ada yang cuma senyum-senyum saja, ada juga yang pura-pura tak mendengar melainkan sibuk dengan sayur-sayuran yang bertumpuk di depan mer...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (15)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Perempuan Pemakan Bangkai
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Cerpen
KABULKU
Racelis Iskandar
Cerpen
Off The Record
Nazila
Cerpen
Bronze
Cinta Selepas Hujan
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
The Second Wife
Rani Rosdiana
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sejenak Rindu Pada Sastrawan Hujan Bulan Juni
Ron Nee Soo
Cerpen
Dalam Sepasang Langkah
Puan Maha Rana
Cerpen
(TAK) Harus Jadi PNS
Indira Raina
Cerpen
Bronze
Jejak
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Genggaman di Ambang Senja: Senyum yang Menggetarkan
Bang Jay
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Buat Apa Membeli Kembang Api?
Juli Prasetya
Cerpen
Burung di Luar Sangkar
zain zuha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Perempuan Pemakan Bangkai
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Flash
Remuk Bersama Rindu
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Flash
Bronze
MISTERI HILANGNYA dr. YUNIAR
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Flash
Bronze
ANGGREK
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Novel
TRAUMA
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Novel
Bronze
KARMA SAMSARA
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Novel
Di Daun Yang Jatuh Itu Tertulis Namamu
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Flash
Bronze
PENCURI PENGLIHATAN
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Novel
Bridecov-19
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Novel
Heart Disease At Love
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Flash
Bronze
SEPASANG MUG YANG MERINDUKAN BIBIR
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Cerpen
Rumah Tua dan Buku-buku yang Hilang
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Novel
Bronze
SUMI
Nimas Rassa Shienta Azzahra