Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Pengakuan yang Tidak Kusayangkan
1
Suka
64
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Aku tidak pernah membayangkan hari itu akan datang. Maksudku, tentu saja aku sering berandai-andai. Aku ahli di dalam hal itu. namun, khayalan selalu aman karena tidak pernah menyentuh dunia nyata.

Hari itu berbeda, dan hari itu nyata.

Aku sama sekali tidak siap.

Kami berdua duduk berhadapan di café kecil di dekat kantor. Seperti biasa, kebiasaan ini sudah tumbuh bersama kami. Aku sudah terlalu hafal untuk memesankan black coffee untuknya, dan Mas Bhre juga tak akan heran ketika aku selalu memilih...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Pengakuan yang Tidak Kusayangkan
Nikodemus Yudho Sulistyo
Novel
Memori Sonata
🕯Koo Marko✨
Komik
(Before) Angel Vs Demon
Bintang Rahadhian
Skrip Film
#Kartono-Kartini ke Jakarta#
Arie Paulus Santjojo Bachin Suparti
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Aku, Kamu Dan Kenangan
Deni Sutan Bahtiar
Cerpen
Hujan di balik jendela
Khoirunnisah
Cerpen
Bronze
Valentine Untuk Baskara
Tri Wahyuningsih
Flash
Pengawal Putri
Donquixote
Flash
Bronze
Kalau Sayuran Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Cerpen
Cinta Buta
Galang Gelar Taqwa
Flash
Yogyakarta
Elvira R
Cerpen
Bronze
Khayalan Si Jomblo Ngenes
Nuel Lubis
Flash
Ding Dong, Bioskop, dan Kafe
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Chat yang Tak Pernah Terkirim
Risti Windri Pabendan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pengakuan yang Tidak Kusayangkan
Nikodemus Yudho Sulistyo
Novel
Bronze
Pancajiwa
Nikodemus Yudho Sulistyo
Novel
Hujung Tanah
Nikodemus Yudho Sulistyo
Cerpen
Seorang Ranu Inten Melihat Hantu
Nikodemus Yudho Sulistyo
Novel
AMUK!
Nikodemus Yudho Sulistyo
Novel
The Babad Noir Chronicles
Nikodemus Yudho Sulistyo
Novel
Bronze
6nam
Nikodemus Yudho Sulistyo
Novel
Perempuan Amuk
Nikodemus Yudho Sulistyo