Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Penerbang yang Tak Pernah Jetlag
2
Suka
9,652
Dibaca

“Kapan kamu pulang dari Washington, Ari? Tolong bantu saya, Ari! Tolong bantu saya! Saya akan dihukum mati karena dituduh terlibat gerakan peristiwa 65!”

Mayor Udara Roeslan Aridipta hanya bisa menelan ludah begitu menerima sambungan telepon interlokal dari Jakarta. Suara Nurman, sang sahabat semenjak mengenyam pendidikan di sekolah calon penerbang dua puluh tahun lalu. Jika boleh jujur, Ari tak mengenal pemilik suara yang terdengar rapuh di telinganya itu.

Kala itu, jam dinding menunjukkan pukul tujuh pagi waktu Washington DC. Berarti, di Jakarta sudah larut malam. Sepertinya, Nurman yang biasanya paling tak kuat begadang betul-betul kehilangan rasa kantuknya saat ini.

Dituduh terlibat? Bagaimana? Dalam hati, Ari b...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Penerbang yang Tak Pernah Jetlag
Silvarani
Cerpen
Kesadaran
M. Sadli Umasangaji
Novel
Bronze
BUKAN HARI KEMARIN
Siti rokhmah
Novel
Bronze
7th Sense
Anggita
Novel
Bronze
Bus Maut
Ariny Nurul haq
Cerpen
Bronze
ENCHANTED TO MEET YOU : NORMANDIA
Safinatun naja
Novel
Gold
Gulag
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Kagum kepada Orang Indonesia
Bentang Pustaka
Novel
Prahara DiCameti Galing
mang giok
Cerpen
Ivana dan Sang Raja Naga Yang Malas
Traevic
Novel
Bronze
Sang Kiai
Imajinasiku
Novel
Gold
Berbagi Hati
Noura Publishing
Cerpen
Si Merpati
Tadashi
Flash
Bronze
Singaraja
Bakasai
Novel
Gold
Muhammad Ali
Bentang Pustaka
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Penerbang yang Tak Pernah Jetlag
Silvarani
Flash
Bronze
Sebelum Senar Putus (Membicarakan Adam Series Part 11)
Silvarani
Flash
Bronze
Nasi Lemak MRT Singapura
Silvarani
Flash
Bronze
Buruh Kerja Berburu Cinta
Silvarani
Flash
Bronze
Las Vegas Sin
Silvarani
Flash
Bronze
Kapan Nikah : Flash Fiction Spesial Lebaran
Silvarani
Flash
Bronze
Menjangkau Pulau Seribu Bersamamu
Silvarani
Flash
Bronze
Tengah Malam Terakhir (Membicarakan Adam Series Part 19)
Silvarani
Flash
Bronze
Rupanya Ini Cinta Kok Begini?
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Penghias Pohon Natal Rumahan
Silvarani
Flash
Bronze
Suhu Nol Pada Seratus Derajat
Silvarani
Cerpen
Bronze
Gagal Panen
Silvarani
Flash
Bronze
Suami Seorang Novelis
Silvarani
Flash
Bronze
Caramel and Banana, Meal Only I Wanna
Silvarani
Flash
Bronze
Caffeine Anecdote (Membicarakan Adam 9)
Silvarani