Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Pending Apologize (Sintas Universe)
1
Suka
6,666
Dibaca

(Warning!!! Pace-nya cepet banget. Kalo kalian lagi pengen nyante mending skip dulu...)



Waktu gue lihat Helena jatuh, gue kira itu akhir dari semuanya.

Kabut di lereng Salak makin tebal. Dingin gila, tapi ada hal yang bikin gue keringetan. Dari tadi Helen nggak nongol juga. Padahal barusan masih di belakang gue, sekarang hilang. Suaranya pun lenyap, seakan kabut ngehisap semua hal di sekitar. 

Gue yakin dia bareng Sharon jatuh nggak jauh dari tempat gue, Joel, dan Chester berdiri. Tapi pas gue sisir area itu, tanahnya curam banget, nyaris ga ada pijakan. Kami harus muter. Burung hantu sesekali bunyi, serangga malam berdenging. Tapi nggak ada suara Helen sama sekali.

Gue tahu dia bukan tipe yang panikan. Tapi firasat gue jelek banget kali ini. Jelek, sampai-sampai gue hampir ga bisa berpikir jernih. 

“Hel!!!” gue teriak sekali lagi. Nihil.

Dada gue mulai sesak. Bukan karena capek nanjak, tapi karena… ya, takut. Takut banget.

Sial, kenapa gue bisa segini paniknya sih?

Gue terus jalan cepet tanpa peduli Chester sama Joel masih ada di belakang apa enggak. Gue yakin dua anak itu bisa jaga diri sendiri. Tapi Helen? Cewek itu kadang ceroboh dan ga bikin gue tenang. 

“Helena!!!” suara gue pecah di antara kabut. Udah kayak orang gila teriak ke udara. Gue nendang batu, kesel banget sama diri sendiri. “Lu tuh nyusahin mulu, sumpah! Tapi kalo lu kenapa-kenapa, gue—”

Suara ranting patah dari bawah tebing narik perhatian gue. Gue nengok ngarahin senter ke bawah, dan jantung gue langsung berhenti sepersekian detik. 

Hel...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
Rencana
Muram Batu
Cerpen
Sesi
Dina prayudha
Cerpen
Bronze
Pemuda Berkepala Anjing
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Wannabe
Zaki S. Piere
Cerpen
Buntu
Albadriyya_haw
Cerpen
Bronze
Prenuptial Agreement: Cinta di Atas Materai
Jasma Ryadi
Cerpen
Foto Terakhir Ayah
zain zuha
Cerpen
Nenek Penyapa Jalan
zain zuha
Cerpen
Bronze
Integritas Ketua KPUD
Yovinus
Cerpen
Esok Masih Akan Terus Berjalan
Rein Senja
Cerpen
Bronze
Kumpulan cerita inspiratif
Banana with Cucumber
Cerpen
Mencari Konsep Sabar
Dhawy Febrianti
Cerpen
Bronze
Harapan dari Sepiring Nasi
Saifoel Hakim
Cerpen
The Lost's Neighborhood Serenity
Hafizah
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Pendosa
Keita Puspa
Flash
KEDASIH
Keita Puspa
Novel
JAM PULANG
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Flash
Cita-Cita
Keita Puspa
Flash
KANKER
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Masalah Jiwa
Keita Puspa
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
KOLOR RIJEK
Keita Puspa
Flash
7th Skies
Keita Puspa
Flash
Bronze
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Tsun Tsun Dere Dere
Keita Puspa
Flash
Sembilan Nyawa
Keita Puspa