Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Pending Apologize (Sintas Universe)
1
Suka
7,133
Dibaca

(Warning!!! Pace-nya cepet banget. Kalo kalian lagi pengen nyante mending skip dulu...)



Waktu gue lihat Helena jatuh, gue kira itu akhir dari semuanya.

Kabut di lereng Salak makin tebal. Dingin gila, tapi ada hal yang bikin gue keringetan. Dari tadi Helen nggak nongol juga. Padahal barusan masih di belakang gue, sekarang hilang. Suaranya pun lenyap, seakan kabut ngehisap semua hal di sekitar. 

Gue yakin dia bareng Sharon jatuh nggak jauh dari tempat gue, Joel, dan Chester berdiri. Tapi pas gue sisir area itu, tanahnya curam banget, nyaris ga ada pijakan. Kami harus muter. Burung hantu sesekali bunyi, serangga malam berdenging. Tapi nggak ada suara Helen sama sekali.

Gue tahu dia bukan tipe yang panikan. Tapi firasat gue jelek banget kali ini. Jelek, sampai-sampai gue hampir ga bisa berpikir jernih. 

“Hel!!!” gue teriak sekali lagi. Nihil.

Dada gue mulai sesak. Bukan karena capek nanjak, tapi karena… ya, takut. Takut banget.

Sial, kenapa gue bisa segini paniknya sih?

Gue terus jalan cepet tanpa peduli Chester sama Joel masih ada di belakang apa enggak. Gue yakin dua anak itu bisa jaga diri sendiri. Tapi Helen? Cewek itu kadang ceroboh dan ga bikin gue tenang. 

“Helena!!!” suara gue pecah di antara kabut. Udah kayak orang gila teriak ke udara. Gue nendang batu, kesel banget sama diri sendiri. “Lu tuh nyusahin mulu, sumpah! Tapi kalo lu kenapa-kenapa, gue—”

Suara ranting patah dari bawah tebing narik perhatian gue. Gue nengok ngarahin senter ke bawah, dan jantung gue langsung berhenti sepersekian detik. 

Hel...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
Sarah Choice
wia ukhrowia
Cerpen
Anak Asrama Gokil
Sky Melankolia
Cerpen
Bronze
Black Rose
Avarreon
Cerpen
Bronze
SEVGILI ÇOCUĞUM
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Ucup Si Programmer
Saputra
Cerpen
Bronze
Surat
Titin Widyawati
Cerpen
Api Luka Dan Kesuksesan
LISANDA
Cerpen
BELIT-BELIT ALAS RINDU
Fakhrurrazi M. Qasim
Cerpen
Bronze
Ruth Pergi Sendiri ke Surga
Johanes Gurning
Cerpen
Bronze
Sepatuku Bukan Sepatumu, Sepatumu Bukan Sepatuku
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Influencer Istana
zain zuha
Cerpen
Bronze
Kanak Rinjani
ahmad yusro ahmad yusro
Cerpen
Lost In Translation (Karena kamus saja tidak cukup)
Lada Ungu
Cerpen
Angin Sore dan Pohon Kehidupan
faridhachacha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Hidroponik
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Flash
KANKER
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Masalah Jiwa
Keita Puspa
Novel
DELTA TEAM
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Cita-Cita
Keita Puspa
Flash
KOLOR RIJEK
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
My Razor Blade (from Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
LOG OUT
Keita Puspa
Flash
Jadi, Ternyata...
Keita Puspa
Novel
JAM PULANG
Keita Puspa