Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
PEMBURU TOGEL MANTRA PEMANGGIL POCONG
0
Suka
17
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Malam di Desa Karang Bolong selalu berubah setelah tengah malam.

Suara jangkrik terdengar lebih jelas. Angin yang sejak sore berembus dari sawah tiba-tiba berhenti. Rumah-rumah penduduk tertutup rapat, lampu teras dipadamkan, dan orang-orang yang masih terjaga biasanya memilih duduk diam di balik pintu.

Namun bagi Raka, tengah malam justru menjadi waktu yang paling ditunggu.

Bukan untuk beribadah.

Bukan pula untuk tidur.

Ia sedang mengejar empat angka.

Sudah tiga bulan Raka hidup dari mimpi, tebakan, dan cerita orang-orang tentang angka gaib. Hampir seluruh tabungannya habis. Gajinya sebagai buruh bangunan tidak pernah benar-benar sampai ke rumah.

Setiap menerima upah, sebagian besar langsung berpindah tangan.

Istrinya sudah berkali-kali memperingatkan.

“Berhenti, Mas.”

“Aku cuma butuh sekali menang.”

“Kalau sekali menang bisa membuatmu berhenti, kenapa selama ini kamu selalu bilang begitu?”

Raka tidak menjawab.

Ia selalu punya alasan.

Sampai suatu malam, seorang temannya bernama Darto datang membawa sebuah cerita.

“Aku tahu cara yang belum pernah kamu coba.”

Raka mengangkat kepala.

“Cara apa?”

Darto mendekatkan wajahnya.

“Memanggil pocong.”

Raka terdiam.

“Buat apa?”

“Cari angka.”

Sejak malam itu, pikiran Raka tidak pernah benar-benar tenang.

Ia tahu cerita tentang ritual tersebut sudah lama beredar di desa. Orang-orang mengatakan ada sebuah mantra yang dapat memanggil pocong. Jika berhasil, makhluk itu akan muncul secara tiba-tiba.

Dan menurut cerita yang beredar, angka togel berada di keningnya.

Masalahnya hanya satu.

Tidak banyak orang yang berani bertahan sampai melihatnya.

Kebanyakan kabur begitu makhluk itu muncul.

Darto mengatakan ia punya mantra yang biasa digunakan dalam cerita tersebut.

Namun ia tidak mau menjelaskan lebih jauh.

“Jangan banyak tanya,” katanya. “Kalau memang berani, nanti kamu ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL MANTRA PEMANGGIL POCONG
Sang Alifas Yang Merumput
Flash
Bronze
Semalam di Hotel Berhantu
Novia SR
Novel
Fright and Fear
Roy Rolland
Cerpen
Bronze
Hantu di Pondok Tua
Mochammad Ikhsan Maulana
Cerpen
Bronze
Anita dan Penghuni Lain
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Teror Sang Malam
Adnan Fadhil
Novel
Bronze
6nam
Nikodemus Yudho Sulistyo
Flash
13
Rahma Nanda Sri Wahyuni
Flash
16.00
Rexa Strudel
Novel
Senandung Rumah Tua
riwidy
Novel
Erau: Festival untuk yang Hidup dan Mati"
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Gold
Fantasteen Scary Red Eyes
Mizan Publishing
Cerpen
Chapter 2: Ruang yang tak pernah dibuka
matthewjashton
Cerpen
Kutukan Keluarga: Sang Ratu Ular
Nisa
Novel
Sengkeran
Muhammad Haryadi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL MANTRA PEMANGGIL POCONG
Sang Alifas Yang Merumput
Novel
PRAMESWARI
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL POHON RANDU
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL ANGKA KERAMAT DI KERANDA MAYAT
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
JIMAT SEMAR MESEM: Antara Cinta dan Kutukan
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL: PETERNAK KAMBING BERBURU TOGEL DI HUTAN WANASARI
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL: RELA MUTIH 12 HARI
Sang Alifas Yang Merumput