Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Pembunuh Cicak
3
Suka
26,681
Dibaca

Mayatku ditemukan dalam sebuah kamar. Kamarku. Kamar dengan pintu yang tak berkunci. Kamar dengan jendela yang terbuka. Kamar yang benderang. Ketika petang, saat sinar matahari bebas masuk dari arah barat. Sangat tidak mencurigakan. Sebuah kematian wajar. Tanpa luka atau tanda-tanda penganiayaan. Gagal jantung menjadi proses yang alami, kata orang-orang. Tapi, aku dibunuh. Aku tahu itu. Aku sadar kala napas tinggal satu-satu. Mereka menghambatnya. Cicak-cicak itu. Masuk ke lubang hidung. Memenuhi mulut. Berge...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Pembunuh Cicak
Muram Batu
Novel
Bintang untuk Andini
Dinar sen
Novel
Ibumu Tiga Kali Ayahmu Sekali
Pretty Angelia
Novel
Bronze
Kang Azzam: Sang Kiai dan Metamorfosa
Imajinasiku
Novel
Kita dalam Kehidupan Bumi & Bulan
Sayidina Ali
Novel
Before the Silence
Renja Permana
Novel
Broken Pieces
Elsa Pebrianti
Novel
Bronze
Money Baby
Naomi Saddhadhika
Novel
Bronze
Flatulensi
asade
Novel
Kasih Ibu Sepanjang Malam
Indah lestari
Novel
Bronze
Dimensi Seperempat Abad
Ningrati Sumarto
Novel
Bronze
Patu: (Bukan) Cerita Cinta
Yudha Mahawani
Cerpen
Bronze
Kokoliko, Indonesia-Australia: Demi Hidup Yang Lebih Baik
Yovinus
Novel
Butterfly
Yulia Fahri
Komik
Bukan Cinta Remaja Biasa
NO-NAME
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pembunuh Cicak
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Atas Nama Anjing
Muram Batu
Novel
Bronze
Laron Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Restaurant Jang Kie
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sejakartanya Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Transkrip
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sipanggaron
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Panau Jawa
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Nujum
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tuah Kumis Tikus
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dilarang Berharap pada Gigi Palsu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Buruh di Tanah Sendiri
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tengkorak Kakek di Makam Pahlawan
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu