Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Pelukan Terakhir
4
Suka
21,310
Dibaca

True Story

 Aku menatap batu nisan dengan tatapan kosong dan hampa. Udara malam hari menusuk relung hatiku, dinginnya seakan menembus hingga ke tulang. Gerimis rintik-rintik membasahi pipiku, tak jelas apakah itu air hujan atau air mataku. Apakah aku menangis? Apa tidak?

 

Dalam kesunyian pemakaman, aku merasa begitu kecil dan sendirian, seolah dunia ikut berduka atas kepergiannya. Ketika semua orang menangis, aku menatap batu nisan dengan kosong. Aku tidak paham kenapa aku tidak menangis.

 

Mungkin karena aku telah menumpahkan semua air mataku ketika tubuhnya semakin mendingin. Aku sangat terkejut karena pundakku ditepuk oleh ibuku. Ibuku mengajakku pergi untuk meni...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir
Aria
Novel
HAPPY : Hari ini, esok atau nanti.
Yohanna Claude
Skrip Film
SEBELUM SENJA BERAKHIR (SCRIPT FILM)
ni ketut yuni suastini
Flash
SAD-BOY
Donquixote
Novel
Kanekes dan Peliput Seba
Sarah Nurul Khotimah
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan
Yutanis
Flash
Bronze
A Congruent Couple
Silvarani
Flash
Dilema Berat Badan
Mata Panda
Cerpen
Hitam Tidak Selalu Kotor.
Fandy Fransisco
Novel
Gold
My Lovely Book
Mizan Publishing
Novel
Rumah Induk
agung sulistiono
Novel
Gold
Dear Prudence
Bentang Pustaka
Flash
Bronze
Bye-Bye Suami Miskinku
silvi budiyanti
Novel
Sampai Jumpa Besok
Rafael Yanuar
Novel
Bronze
I am Your Boss 2: Merawat Harmoni
Marion D'rossi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir
Aria
Cerpen
Bronze
Jejak Kaki di Pasir
Aria
Cerpen
Bronze
Cinta melintas waktu
Aria
Novel
The Rose Tower
Aria