Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Pelukan Terakhir
4
Suka
21,462
Dibaca

True Story

 Aku menatap batu nisan dengan tatapan kosong dan hampa. Udara malam hari menusuk relung hatiku, dinginnya seakan menembus hingga ke tulang. Gerimis rintik-rintik membasahi pipiku, tak jelas apakah itu air hujan atau air mataku. Apakah aku menangis? Apa tidak?

 

Dalam kesunyian pemakaman, aku merasa begitu kecil dan sendirian, seolah dunia ikut berduka atas kepergiannya. Ketika semua orang menangis, aku menatap batu nisan dengan kosong. Aku tidak paham kenapa aku tidak menangis.

 

Mungkin karena aku telah menumpahkan semua air mataku ketika tubuhnya semakin mendingin. Aku sangat terkejut karena pundakku ditepuk oleh ibuku. Ibuku mengajakku pergi untuk meni...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Lukisan Tiara
wdya
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir
Aria
Novel
The Diary of The Unlucky Boy : B-Side
Jaydee
Flash
Bronze
Demi
Alfian N. Budiarto
Flash
Bronze
Si Budi Jadi Gila
Abdi Husairi Nasution
Cerpen
Bronze
Hilangnya Ibu Mertua
Refy
Novel
Onyx Eye
Chrystal Calista
Novel
Goresan Pena Azmia (catatan kecil Bram)
R Hani Nur'aeni
Novel
Broken home
Anita Puspita sari
Flash
Rumah Tak Bertuan
pelantunkata
Novel
Dat Rosa Mel Apibus
Vitri Dwi Mantik
Skrip Film
AKU DAN KAMU SIAPA?
Almasarym
Cerpen
Bronze
Bimbim (alias Ibrahim), Kamu Jangan Menangis!
Habel Rajavani
Novel
Theory: The Reason I'm Single
Dhincaa
Flash
Egoisme Imajiner
Syafira Muna
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir
Aria
Cerpen
Bronze
Cinta melintas waktu
Aria
Cerpen
Bronze
Jejak Kaki di Pasir
Aria
Novel
The Rose Tower
Aria