Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
PELANGI USAI BADAI
0
Suka
2,015
Dibaca

Aku masih ingat dengan sangat jelas, seolah baru kemarin, pagi yang sejuk saat cahaya matahari menembus tirai kamar rumah sakit. Aroma antiseptik bercampur bau susu bayi yang samar adalah pengingat konstan akan keajaiban sekaligus kenyataan pahit yang kini mendekapku. Di pangkuanku, malaikat kecilku, Amir, terlelap damai. Kulitnya yang kemerahan, jari-jari mungilnya yang menggenggam erat jempolku, adalah anugerah terbesar dalam hidupku.

Mas Andra, suamiku, duduk di samping ranjang, menatap Amir dengan sorot mata yang sulit kujelaskan. Ada kebahagiaan di sana, jelas sekali. Senyum tipis mengembang di bibirnya, dan tangannya dengan lembut mengusap pipi mungil putranya. "Dia mirip sekali denganmu, Fatma," bisiknya, suaranya terdengar lebih lembut dari biasanya. Kalimatnya, alih-alih menghangatkan, justru menusukku. Mirip denganku? Apakah itu sebuah pujian atau justru kepedihan? Aku hanya membalas dengan senyum getir.

Di balik wajah ceria yang kupaksakan, hatiku bergejolak. Rasa perih mengantung, seperti awan mendung yang siap menumpahkan badai kapan saja. Aku meragukan durasi kebahagiaan ini. Setiap sentuhan Andra pada Amir, setiap kata yang ia ucapkan, terasa seperti pasir yang licin, tak bisa kugenggam. Aku tahu, aku hanya tahu, kebahagiaan yang kurasakan ini, kebersamaan dengan Mas Andra dan Amir, adalah fatamorgana yang bisa lenyap kapan saja. Ketakutan itu mencengkeramku, mengoyak setiap serat optim...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
PELANGI USAI BADAI
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
KOMPAS
Retchaan
Cerpen
Bronze
Pendidikan Negeri Sipili (Bag-2)
spacekantor
Cerpen
Bronze
Dua Puluh Dua Desember
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Serigala yang Terpisah dari Kawanan
awod
Cerpen
Bronze
I Careless
Langitttmallam
Cerpen
Bronze
Sepasang Mata Bola di Kereta
Jalvanica
Cerpen
Bronze
Tukang Tipu
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PERSAHABATAN YANG CULAS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Tubuh yang Tak Pernah Aku Pilih
JI
Cerpen
Bronze
Magdhalena dan Topengnya
ANINZIAH
Cerpen
Sekolah Orang Dalam
Putri Rafi
Cerpen
Bronze
Kumpulan cerita inspiratif
Banana with Cucumber
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
PELANGI USAI BADAI
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PERSAHABATAN YANG CULAS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RANTAU RAMADHAN PERTAMA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERLIAN YANG TERCAMPAK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KAU KHIANATI AKU, KUBATALKAN PERNIKAHAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH SEMUSIM LALU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH TERPAUT DI DERMAGA CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PATAH HATI DI UJUNG ADAT
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PETAKA BONEKA TERKUTUK
ari prasetyaningrum