Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Patung Pahlawan
0
Suka
909
Dibaca

“Apa pentingnya patung bajingan itu dibuat?”

Kalimat sarkastis itu menerpa pendengaranku, tatkala berlangsung peresmian patung Pak Kapten, seorang pejuang kemerdekaan. Pak Kapten terkubur di taman makam pahlawan, di kota kecil tempatku tumbuh.

Kuncen taman makam pahlawan berkisah kepada para pengunjung, katanya pernah ada pasukan tentara yang dipimpin oleh seorang letnan. Nama pasukan itu adalah Kompi X. Pasca proklamasi kemerdekaan, Kompi X getol melakukan penghadangan terhadap pasukan asing yang hendak kembali menguasai negeri ini. Hingga suatu saat, pasukan asing dikerahkan untuk memburu Kompi X. Di tepi sebuah desa yang bernama Babakan, terjadi pertempuran sengit. Duapuluh orang personel Kompi X  gugur ditembak oleh pasukan asing, termasuk letnan yang menjadi komandan Kompi X. Kemudian warga desa menguburkan mereka di areal hutan bambu dekat Desa Babakan.

Beberapa tahun kemudian, hutan bambu itu dibabat, hanya disisakan serumpun bambu kuning. Pekuburan itu diresmikan oleh pemerintah setemp...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Patung Pahlawan
Yanti Soeparmo
Novel
Anak Gandhok
Erna Surya
Novel
Ambang Senja
indra wibawa
Novel
Gold
Ini Bukan Kudeta
Mizan Publishing
Novel
Reuni Mantan
Komandala Putra
Novel
Gold
Cinta Indonesia Setengah
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Inilah Jalan Hijrahku
Mizan Publishing
Novel
Diary Nacita
Citra Riyani Putri
Novel
BERNGA
Charlotte Diana
Novel
Mantan Suami Ingin Rujuk Setelah 3 Tahun Bercerai
Best Siallagan
Novel
3 Hari Terluka
Risenda Desandi
Novel
Keanggunan Dipeluk Takdir
Temu Sunyi
Novel
Bronze
Legenda Negeri Bharata
Putu Felisia
Novel
Paraji
Eka Retnosari
Novel
Bronze
The Red Margin
G Wira Negara
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Patung Pahlawan
Yanti Soeparmo
Cerpen
Bronze
Cuma Debu
Yanti Soeparmo
Cerpen
Bronze
Mesin Tik
Yanti Soeparmo
Cerpen
Bronze
Saat Berpisah
Yanti Soeparmo
Cerpen
Bronze
Rumah di Tepi Hutan
Yanti Soeparmo