Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Paradoks Kehidupan
2
Suka
8,071
Dibaca

Mendung kembali menggantung di langit sore itu, seakan menjadi pengingat bagi Rania bahwa hidupnya belum sepenuhnya terbebas dari bayang-bayang masa lalu. Di dalam apartemennya yang sederhana, Rania duduk termenung di tepi jendela, memandang jalanan di bawah yang mulai basah oleh hujan.

“Kenapa harus selalu seperti ini?” Gumamnya pelan, seolah bertanya pada dirinya sendiri.

Hidup Rania adalah rangkaian badai yang tak kunjung reda. Sejak kehilangan orang tuanya dalam kecelakaan tragis beberapa tahun lalu, dia merasa seolah dunia telah memutuskan untuk mengujinya tanpa henti. Tapi, meski kerap terjatuh, Rania selalu bangkit. 

Dia menyeka air mata yang tiba-tiba menggenang di sudut matanya. Ini bukan waktunya untuk menangis. Dia harus segera bersiap-siap. Malam ini, ada pertemuan penting yang tidak bisa dia lewatkan.

---

Di kafe kecil di sudut kota, Rania duduk menunggu. Hatinya gelisah, tangannya bergetar sedikit saat meraih cangkir kopinya. Lalu pintu kafe terbuka, dan seorang pria berj...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Paradoks Kehidupan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Perhatikan Rani (Part 2)
Cassandra Reina
Cerpen
Bronze
HRD Negeri Sipil
spacekantor
Cerpen
Bronze
Rencana
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Harapan dari Sepiring Nasi
Saifoel Hakim
Cerpen
Bronze
Overtime
Aylanna N. Arcelia
Cerpen
Sabtu Kemarin
Elkanara K.
Cerpen
Bronze
Another You Want
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Bronze
RIN
Hesti Ary Windiastuti
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Rumput (Liar) Tetangga
Dhea FB
Cerpen
Bronze
Nada y Pues Nada
Eki Saputra
Cerpen
Sejarah Pandemi
Athoillah
Cerpen
Bronze
Mbah Jum Tolak Seragam Upacara
richard hendro rumpoko
Cerpen
Jenazah
Rita Puspitasari
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Paradoks Kehidupan
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Donat Dalam Gigi
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Senyum Macaron
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Cintaku Di Pegunungan Alpen
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Jalan Cemara No. 8
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Tidak Benar Benar Terlihat
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Kafe Bunga Jam 8 Malam
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Kena Batunya
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Bronze
Hilang Di Antara Jejak
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Swipe Kanan, Takdir Kiri
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Utas Rupa Manusia
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Laboratorium Transmisi Mental
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Antahsvara
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Sepatuku Bukan Sepatumu, Sepatumu Bukan Sepatuku
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Sungai Perak Di Langit
Shinta Larasati Hardjono