Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Paradoks Kehidupan
2
Suka
11,101
Dibaca

Mendung kembali menggantung di langit sore itu, seakan menjadi pengingat bagi Rania bahwa hidupnya belum sepenuhnya terbebas dari bayang-bayang masa lalu. Di dalam apartemennya yang sederhana, Rania duduk termenung di tepi jendela, memandang jalanan di bawah yang mulai basah oleh hujan.

“Kenapa harus selalu seperti ini?” Gumamnya pelan, seolah bertanya pada dirinya sendiri.

Hidup Rania adalah rangkaian badai yang tak kunjung reda. Sejak kehilangan orang tuanya dalam kecelakaan tragis beberapa tahun lalu, dia merasa seolah dunia telah memutuskan untuk mengujinya tanpa henti. Tapi, meski kerap terjatuh, Rania selalu bangkit. 

Dia menyeka air mata yang tiba-tiba menggenang di sudut matanya. Ini bukan waktunya untuk menangis. Dia harus segera bersiap-siap. Malam ini, ada pertemuan penting yang tidak bisa dia lewatkan.

---

Di kafe kecil di sudut kota, Rania duduk menunggu. Hatinya gelisah, tangannya bergetar sedikit saat meraih cangkir kopinya. Lalu pintu kafe terbuka, dan seorang pria berj...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Paradoks Kehidupan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Siomay Terakhir
Fitriyani
Cerpen
Obrolan Burung
zain zuha
Cerpen
Uang Saku
Muhammad Azmi Fahreza
Cerpen
Bronze
Manto dan Ayam Robot Bertopi Koboi
Arief Rahmanto
Cerpen
Ruang yang Tak Mendengar
Marion Drossi
Cerpen
Bronze
Dekap Rindu
Djoana Jasmine
Cerpen
Bronze
Mantra Untuk Yunan
N. HIDAYAH
Cerpen
Di Atas Piring
Cindy meilana
Cerpen
Bronze
Kembalinya sang Cahaya
Arif Sufyan
Cerpen
Bronze
Lurik
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Rumah Harapan
Binti Uti
Cerpen
Bronze
Bom Waktu Seberat 3 Kg
Andre Donas
Cerpen
Tentang Dia yang Tak Memiliki Bayang-bayang
Lily N. D. Madjid
Cerpen
Bronze
Pagar Depan Rumah
spacekantor
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Paradoks Kehidupan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Lurik
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Sepatu Merah Marun di Teras Rumah Nomor 4B
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Utas Rupa Manusia
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Bronze
Rahasia Cahaya Pertemuan Jiwa
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Bu Surti: Musuh Desa
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Bronze
Donat Dalam Gigi
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Bara Kelana dan Putri Rembulan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
NAMA BAYIKU CORDELIA
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Earth's Defenders, Pasukan Penjaga Bumi
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Satu Bab Lagi di Kafe Hujan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Toko Masa Depan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Warisan Merah Darah
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Bintang Mariska Bulan Dua Belas
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Istri Cadangan
Shinta Larasati Hardjono