Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Komedi
Bronze
Panen Manggis, Nyawa hampir Menangis
1
Suka
4,417
Dibaca

Judul: Panen Manggis, Nyawa Hampir Nangis

Penulis: Bang Jay

Bagian 1: Ayo Panen, Tapi Jangan Panik

Mentari pagi di ufuk timur masih malu-malu menampakkan diri, sinarnya yang kekuningan baru sehangat teh yang belum diseruput. Namun, semangat Jay sudah membara seperti kompor gas baru. Bersama Nanda yang masih menguap lebar, mereka berdua menyusuri jalan setapak berbatu menuju kebun belakang rumah nenek. Tiga pohon manggis raksasa menjulang tinggi, batangnya kokoh dan rimbun, buah ungunya menggelayuti dahan bagaikan permata yang siap dipanen....

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Cerpen
Bronze
Panen Manggis, Nyawa hampir Menangis
Bang Jay
Cerpen
Testosteron
raras
Flash
Bronze
Si Penulis Kwikku
Rere Valencia
Flash
Di Kolong Ranjang
Sugiadi Azhar
Cerpen
7 WAYS TO BE AN IDIOT BOSS
ken fauzy
Flash
Rezeki Mandra Dipatok Saep
Hans Wysiwyg
Flash
Overthinking Bersamamu
Cano
Komik
Ubi Depresi
nanda putri diasshifatul karimah
Flash
DIPAKSA DEWASA
lany hardila
Flash
Bronze
Salome
Sunarti
Cerpen
Celana Pensil
Astromancer
Cerpen
Bronze
The Most Loser Person On Earth
Affry Johan
Flash
Bronze
Pamer Gaji Pertama
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
KELILING DUNIA
Hanan Rafidah
Flash
LIDAHMU MEMBUNUHMU
Ratna Arifian
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Panen Manggis, Nyawa hampir Menangis
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Rantai yang Lebih Bermoral
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Dibalik Gemerlapnya Lampu Konser_ Cinta Masa Lalu
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Misteri Raja Ampat
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kisah Kasih di Lapak Ayam Potong
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Belukar diladang Hati
Bang Jay
Novel
Bronze
Dari Kuli turun ke Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kenakalan Masa Remaja
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Keserakahan berujung Kehancuran
Bang Jay
Cerpen
Bronze
TRAUMA MASA LALU : Ego Yang Menguasai
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Penjaga Hutan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Bakso dan Basa-basi: juru cuci mangkuk yang mendadak panik
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Genggaman di Ambang Senja: Senyum yang Menggetarkan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Aroma rezeki depan Mesjid
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Di Atas Reruntuhan yang Membangun Dunia
Bang Jay