Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Komedi
Bronze
Pandawa Korporat di antara Sengkuni dan Kurawa
3
Suka
3,164
Dibaca

Di lantai lima, gedung Menara Fatamorgana.


Selamat datang di “Ilusi Creative Advertising” sebuah agensi iklan tempat segala janji manis klien dan tenggat waktu mencekik bertemu dalam satu wadah ketidakpastian. Di sini, spesialisasi mereka adalah mengubah ekspektasi rendah menjadi kekecewaan tinggi. Pimpinannya adalah Bang Krisno, Manajer Kreatif yang bijaksana namun sering terlalu sibuk mengurus klien kelas kakap, sehingga urusan operasional lantai lima dipercayakan sepenuhnya kepada Dara, bawahannya, sang Supervisor Kreatif.


Dara, atau yang diam-diam dijuluki Sengkuniwati oleh para penghuni kubikel lantai lima, adalah atlet menjilat yang sudah mencapai level profesional. Ia sering memakai scarf sutra tinggi yang melilit lehernya—bukan karena kedinginan, tapi agar terlihat seperti ekspatriat Paris, meski lidahnya lebih tajam dari tajamnya silet cukur.


Di bawah komando Dara, hiduplah dua kubu. Kubu pertama adalah "Pandawa" yang circle-nya terdiri dari: Yudi, Desainer junior yang ulet dan sabar, karena cicilan motornya masih panjang. Berikutnya ada Juna, sang konten kreator sekaligus Videografer nyentrik yang selalu memakai headset besar untuk menghindari gosip, padahal sebenarnya dia sedang merekam secara sembunyi-sembunyi semua pembicaraan rahasia di kantor sebagai "aset" masa depannya. Kemudian ada Bimo, sang Fotografer yang merangkap sebagai Digital Imaging Artist. Ia berbadan tinggi besar dan kuat makan. Semakin banyak makannya, semakin lancar dan cepat ia menyelesaikan pekerjaannya. Selanjutnya ada Ula, sang Video Editor Freelancer yang punya indra keenam sehingga membuatnya ngetop se-kantor Ilusi Creative Advertising, karena dianggap jago meramal masa depan termasuk meramal kapan gaji dan bonus cair. Dan satu lagi ada Dewa, sang Animator handal yang pendiam dan lebih suka bekerja di belakang layar. Meski pun pendiam, namun bukan berarti ia tidak jago menggombal.


Kubu kedua adalah 'Kurawa', yang dipimpin oleh Dana. Seorang Senior Graphic Designer yang merasa dirinya adalah reinkarnasi Picasso, padahal realitanya, ia lebih banyak menghabiskan waktu untuk nongkrong dan bergunjing. Dana adalah spesialis 'oper kerjaan' yang hanya tahu beres, sekaligus biang rusuh utama di lantai lima. Di tangannya, kreativitas sering kali kalah oleh intrik kantor.


Dalam circle-nya, Dana me...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Cerpen
Bronze
Pandawa Korporat di antara Sengkuni dan Kurawa
Setiyarini
Komik
Bronze
KEMBAR SIAL
Agam Nasrulloh
Cerpen
Bronze
pak m pengusung nomor di Jordan188
Jordan188
Cerpen
Tetangga Selebrita
Hilmiatu Zahra
Komik
KISAH THORURA
Voni lilia
Komik
Bronze
SMKPreet
lam21 EnT
Flash
The End of Joni Oblong
DMRamdhan
Cerpen
Sebuah Roti Rasa Kurma
KusumaBagus Suseno
Flash
Bronze
NGGAK JADI CINTA
Siti rokhmah
Cerpen
Ini Bukan Perkara Remeh-Temeh
Muhammad Ilfan Zulfani
Flash
Bronze
Lagu dan Mafia
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Purnama di atap rumahku
Desy Sadiyah Amini
Cerpen
Bronze
Sang pengkhayal
jon hunter
Flash
Kronik Tak Beretika #004--Sarang Daun di Pelajaran Sejarah
Ayuning Dian
Flash
DENDAM PUKI
Aston V. Simbolon
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pandawa Korporat di antara Sengkuni dan Kurawa
Setiyarini
Cerpen
Bronze
Kata-Kata Mutiara
Setiyarini
Flash
Bronze
Sial yang keluar, data yang hilang
Setiyarini
Flash
Bronze
Air mata di Hari Raya
Setiyarini
Cerpen
Bronze
KEJUTAN DI MALAM ISTIMEWA
Setiyarini
Novel
Kabut di Rumah Sutra
Setiyarini
Flash
Bronze
Lintah Dayat
Setiyarini
Flash
Bronze
Sandhyakala
Setiyarini
Flash
Bronze
Detak yang menolak lupa
Setiyarini
Cerpen
Bronze
RENCANA TERAKHIR
Setiyarini