Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
1
Suka
2,721
Dibaca

Langit sore bersaput jingga keunguan, memantulkan gradasi warna yang indah di kaca jendela ruang tamu keluarga Pak Handoko. Namun, Mia, dengan seragam SMP putih-biru yang sedikit kusut setelah seharian belajar, sama sekali tak tertarik pada keindahan alam di luar. Pikirannya, dan seluruh indranya, tersita oleh drama yang sedang dimainkan di depannya.

Abang Rio, mahasiswa semester lima yang menjabat Ketua BEM, mondar-mandir seperti setrikaan di karpet ruang tamu, sementara jemarinya sesekali mengacak rambut hitamnya yang biasanya rapi. Wajahnya ditekuk, urat lehernya menegang, dan setiap desahan yang keluar dari mulutnya terdengar seperti ledakan frustrasi.

"Mia, sini deh! Abang mau cerita, pusing banget kepala Abang!" Rio berhenti tiba-tiba di depan Mia yang baru saja meletakkan tas di sofa. Ia menatap adiknya dengan mata yang memancarkan keputusasaan tingkat dewa.

Mia, gadis SMP kelas dua yang berjiwa observatif, hanya melirik Abangnya malas. Ia sudah bisa menebak arah pembicaraan. Ini pasti tentang Cindy, pacar Abang Rio yang posesifnya kelewatan.

"Apa lagi, Bang?" tanya Mia, menekan nada jengkelnya agar tidak terlalu kentara. Ia mendudukkan diri di sofa, mengambil posisi yang nyaman untuk mendengarkan—atau lebih tepatnya, menahan diri untuk tidak memutar bola mata.

"Cindy, Mia! Cindy lagi!" Rio menjatuhkan dirinya di samping Mia, langsung membanjiri adiknya dengan keluh kesah. "Masa ya, Abang lagi rapat penting di sekretariat BEM, bahas program kerja yang bakal jadi *legacy* kita, eh, dia tiba-tiba telepon! Bilang kalau Abang itu enggak pernah ada waktu buat dia, selalu sibuk BEM. Terus dia teriak-teriak di telepon, Mia! Suaranya sampai kedengeran ke seluruh ruangan!"

Mia mena...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Senja
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
Dari Ketinggian - Aku Mengerti Aku Tidak Mengerti
Firlia Prames Widari
Cerpen
Bronze
Terima Dan Kembali Maju
Nabilla Shafira
Cerpen
Sang Idola
Faristama Aldrich
Cerpen
Bronze
Line 00
MiiraR
Cerpen
Angin Sore dan Pohon Kehidupan
faridha maharani azzahra
Cerpen
Bronze
INSULIN
Yasin Yusuf
Cerpen
ke'Negatif'an Diriku
arkanaka
Cerpen
Bronze
Berjuta-juta Jalan Menuju Kematian
Bonari Nabonenar
Cerpen
Bronze
RIN
Hesti Ary Windiastuti
Cerpen
Meletus Sebelum Januari
Muhammad Irsyad
Cerpen
Bronze
PETAKA POHON BERINGIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Bergumul Dengan Tuhan
Pipo Vernandes
Cerpen
Bronze
ANTIMA
glowedy
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH TERPAUT DI DERMAGA CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH SEMUSIM LALU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PATAH HATI DI UJUNG ADAT
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RANTAU RAMADHAN PERTAMA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PETAKA BONEKA TERKUTUK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERKHIANAT DEMI SI BULE
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PELANGI USAI BADAI
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH PUTIH DARI HINDUSTAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GEMA HATI SANG IBU KEDUA
ari prasetyaningrum