Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
1
Suka
469
Dibaca

Langit sore bersaput jingga keunguan, memantulkan gradasi warna yang indah di kaca jendela ruang tamu keluarga Pak Handoko. Namun, Mia, dengan seragam SMP putih-biru yang sedikit kusut setelah seharian belajar, sama sekali tak tertarik pada keindahan alam di luar. Pikirannya, dan seluruh indranya, tersita oleh drama yang sedang dimainkan di depannya.

Abang Rio, mahasiswa semester lima yang menjabat Ketua BEM, mondar-mandir seperti setrikaan di karpet ruang tamu, sementara jemarinya sesekali mengacak rambut hitamnya yang biasanya rapi. Wajahnya ditekuk, urat lehernya menegang, dan setiap desahan yang keluar dari mulutnya terdengar seperti ledakan frustrasi.

"Mia, sini deh! Abang mau cerita, pusing banget kepala Abang!" Rio berhenti tiba-tiba di depan Mia yang baru saja meletakkan tas di sofa. Ia menatap adiknya dengan mata yang memancarkan keputusasaan tingkat dewa.

Mia, gadis SMP kelas dua yang berjiwa observatif, hanya melirik Abangnya malas. Ia sudah bisa menebak arah pembicaraan. Ini pasti tentang Cindy, pacar Abang Rio yang posesifnya kelewatan.

"Apa lagi, Bang?" tanya Mia, menekan nada jengkelnya agar tidak terlalu kentara. Ia mendudukkan diri di sofa, mengambil posisi yang nyaman untuk mendengarkan—atau lebih tepatnya, menahan diri untuk tidak memutar bola mata.

"Cindy, Mia! Cindy lagi!" Rio menjatuhkan dirinya di samping Mia, langsung membanjiri adiknya dengan keluh kesah. "Masa ya, Abang lagi rapat penting di sekretariat BEM, bahas program kerja yang bakal jadi *legacy* kita, eh, dia tiba-tiba telepon! Bilang kalau Abang itu enggak pernah ada waktu buat dia, selalu sibuk BEM. Terus dia teriak-teriak di telepon, Mia! Suaranya sampai kedengeran ke seluruh ruangan!"

Mia mena...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Sengkolo
Nisa Dewi Kartika
Cerpen
Bronze
Cucuku Aina
cyara afnan
Cerpen
Nenek Penyapa Jalan
zain zuha
Cerpen
Ibu Jangan Mati
Siti Soleha
Cerpen
Bronze
Dapur dan Labelnya
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Prenuptial Agreement: Cinta di Atas Materai
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Cinta yang Terlupakan
Novita Ledo
Cerpen
Malam Dingin di Cigigir
Rafael Yanuar
Cerpen
Asing Lagi
Septia Arya Nugraha
Cerpen
Klung!
Zaki S. Piere
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Jalur Langit
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Sepotong Senja di Stasiun Lama
Gilbert kenjiro
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RAHIM TERLARANG
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERLIAN YANG TERCAMPAK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERKHIANAT DEMI SI BULE
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH TERPAUT DI DERMAGA CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
ANTARA ANDIKA, ANNISA DAN AMALIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH PUTIH DARI HINDUSTAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
JODOHKU, IBU SATU ANAK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RANTAU RAMADHAN PERTAMA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RESEP KEDUA AYU
ari prasetyaningrum