Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
ORDE BARU : Babu Vision
0
Suka
9
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Bab 1: Tiga Cakar, Satu Kerajaan

​Rumah Babu berdiri tegak di sudut jalan yang cukup sepi, tidak mewah memang, tapi memancarkan aura cosy yang luas.

Dinding-dindingnya yang dicat krem pucat sesekali dihiasi jejak cakar samar, bukti nyata dari kehidupan yang penuh warna dan berbulu di dalamnya.

Sebagai seorang pengusaha ayam potong yang cukup sukses, bagi Babu, rumah ini bukan hanya tempat tinggal, melainkan markas besar dari Kerajaan Ayam miliknya.

Aroma rempah yang baru digiling dan sesekali bau amis samar sisa pemotongan selalu menguar dari dapur, berpadu dengan aroma musky khas kucing yang tak pernah absen.

​Di dalam, takhta Babu sesungguhnya bukan kursi empuk yang didesain mahal, melainkan sofa usang yang telah ditambal-sulam oleh waktu dan cakar kucing.

Sofa ini diletakkan di ruang tengah, menghadap langsung ke jantung operasionalnya, sebuah freezer raksasa yang menjulang gagah setinggi dua meter.

Freezer itu bukan sekadar pendingin, bagi Babu, itulah gudang kekayaan, ladang bisnis, dan yang terpenting, harta karun ayam mentah yang memikat.

Di dalamnya tersimpan ratusan potong ayam segar, menunggu giliran diolah menjadi hidangan lezat atau didistribusikan ke warung-warung elit di kota.

​Namun, mengelola kerajaan ayam sebesar ini bukanlah pekerjaan satu orang saja, apalagi di zaman yang penuh ancaman kontaminasi dan tikus nakal.

Babu memiliki visi besar untuk menjaga kualitas dan keamanan "ayamnya".

Ia percaya, kunci keberhasilan adalah pengawasan ketat, bahkan dari hal-hal yang dianggap remeh oleh orang lain, seperti air minum dan debu di loteng.

​Untuk misi suci ini, Babu mengandalkan penasihat paling setia dan tak terduga, trio kucing hitam kesayangannya, Opet, Pedro, dan Guso.

Mereka bukan kucing biasa, mereka adalah Trio Black Shadow, agen rahasia berbulu dengan spesialisasi unik yang didukung oleh teknologi seadanya ciptaan Babu sendiri.

​Opet, si kucing paling besar dan berotot di antara trio, memiliki tanggung jawab vital. Seperti, menjaga pertahanan teritorial ayam.

Dengan tatapan tajam dan langkah senyap, Opet akan berpatroli di sekitar freezer.

Misi utamanya adalah mendeteksi setiap getaran mencurigakan, atau bahkan aroma tikus nakal yang berani mendekat.

Matanya yang kuning keemasan akan bersinar di kegelapan, seolah memindai setiap sudut ruangan dengan sinar-X.

Dia adalah perisai hidup bagi harta beku itu.

Konon, Opet pernah memenangkan duel satu lawan satu melawan seekor tikus got jantan berukuran kepalan tangan, menjadikannya legenda tak tertandingi di dapur.

​Kemudian ada Guso, si kucing hitam yang ramping dan lincah, ahli dalam detail mikroskopis.

Tugasnya terdengar sepele, namun krusial, memastikan air es di wadah minum Babu tidak tercemar.

Bagi Babu, kebersihan air minumnya sendiri adalah tolak ukur kebersihan operasional.

Guso akan duduk anggun di tepi wadah, sesekali menjulurkan lidahnya untuk "mencicipi" dan memastikan tidak ada debu atau serangga kecil yang berani mendarat di sana.

Sensitivitas kumisnya yang luar biasa akan mendeteksi setiap partikel asing, menjadikannya penjaga kemurnian yang tak tertandingi.

​Terakhir adalah Pedro, si kucing hitam paling pendiam namun paling strategis, b...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp7.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
ORDE BARU : Babu Vision
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Pardi
C. Gunharjo Leksono
Cerpen
Bronze
Restaurant Jang Kie
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Pukuc Kadit Odlas
Muhaimin El Lawi
Cerpen
Bronze
KOTA MATINYA EMPATI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Paradoks Kehidupan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Klung!
Zaki S. Piere
Cerpen
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Cerpen
Senja di Langit Lahewa
Shinta Puspita Sari
Cerpen
Burung di Luar Sangkar
zain zuha
Cerpen
UITDF
Hary Silvia
Cerpen
Royadi dan Jin Ifrit dari dalam Kendi
Ryan Esa
Cerpen
Way Back Home
kholifatussaadah
Cerpen
Bronze
Muka Datar
Fajar Muharram
Cerpen
Bronze
Kontrakan Sakinah
Tini Ubadipura
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
ORDE BARU : Babu Vision
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Goyah
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Keserakahan berujung Kehancuran
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Di Atas Reruntuhan yang Membangun Dunia
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Panen Manggis, Nyawa hampir Menangis
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Bakso dan Basa-basi: juru cuci mangkuk yang mendadak panik
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Mancing gaya. Ikan Raya
Bang Jay
Novel
Bronze
Dari Kuli turun ke Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Titik Nol Orde Baru : evolusi kucing penjaga lapak
Bang Jay
Cerpen
Bronze
ADAB & PERSAHABATAN : Di Antara Darah Dan Kehormatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Antara Gurami Bakar dan Kerangka Terios
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Belukar diladang Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Dibalik Gemerlapnya Lampu Konser_ Cinta Masa Lalu
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Pohon Beringin Saksi Bisu
Bang Jay