Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Orang Talang
2
Suka
308
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Hampir malam ketika Emilia Kontesa memacu motor anyarnya setengah edan melintasi jalan di depan gubuk Lena Tertiara. Pada saat itu, Lena Tertiara sedang mencangkung tenang, mencabuti rumput-rumput liar yang tumbuh serampang di sekitar parit rumahnya. Ia nyaris tertungging masuk ke dalam selokan lantaran temas tertabrak Emilia Kontesa yang mengemudi bagai orang yang sawan babinya sedang kumat.

"Urusan apa betina itu ke rumah Wak Koni," gumam Lena Tertiara. Matanya yang bulat besar menerawang ke arah rumah panggung di arah lebak dusun. Biasanya tak banyak urusan orang mendatangi rumah pria tua itu, selain urusan tebas-menebas kebun, menempa keruntung dan ambung, atau meminta jampian temas-temas. Namun, menurut pemikiran Lena Tertiara, mustahil dia sebegitu panik dan takutnya hanya karena perkara ingin menempa ambung. Pasti alasan besar membuat orang talang itu begitu gusar, pikir Lena Tertiara. Dia menerka-nerka alasan di balik kegelisahan Emilia Kontesa. Namun dia benci kalau mengingat-ingat siapa perempuan itu.

Emilia Kontesa dulu adalah karibnya. Mereka berkawan sudah sejak lama sekali. Bukan setahun dua tahun ia mengenal perempuan itu. Sebelum dia menjadi selangguk sekarang, Lena Tertiara tahu benar dahulu perempuan bermuka jebab dan bermuncung besar itu besar-besar di Tanjung Harapan: Sebuah talang terpencil di dalam Dusun Tanjung Batu. Talang yang penghuninya tidak lebih dari tiga belas rumah duduk dengan bentuk kotak serupa tanur bata. Dan, Emilia Kontesa, adalah putri satu-satunya dari peri...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp4.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Orang Talang
Eki Saputra
Flash
Anatomi Tempat Tidur
Jasma Ryadi
Flash
Bronze
Rere dan Dunia di Luar Sana
Rere Valencia
Flash
Hutan Berkabut Putih
Martha Z. ElKutuby
Novel
Gold
Rumah di Perkebunan Karet
Mizan Publishing
Flash
Wanita Berbaju Putih
Gravyyy
Novel
The Last Karta
Samuel Fetz
Cerpen
Kodok Jantan Yang Tak Diundang
Wafa Nabila
Flash
Bronze
Mistik
Rere Valencia
Flash
Celana Melorot Misterius di Rumah Sakit Tua Palembang
Amrullah Ibrahim
Flash
Bronze
Jaga Malam
Fidiya Sharadeba
Skrip Film
Sangga Niskala
vinsensius
Cerpen
Bronze
Gaun Putih
SUWANDY
Flash
Jahat
Roy Rolland
Komik
Terjebak di Alam Lain
Maria Nur Karimah
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Orang Talang
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Hantu Air
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Si Mata Hijau
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Nada y Pues Nada
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Rahasia Sumur Setan
Eki Saputra
Cerpen
Bronze
Setan Jabal Rokok
Eki Saputra