Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Nala
2
Suka
2,185
Dibaca


           Nala figur sederhana, tak ramai kelilingnya, ’92 lahirnya. Suara merdu sang pemilik lagu mengalun indah di saat emosi hampir tak sanggup kukuasai, hanya dengan dua kata itu hatiku luluh lantah.

           Dua jam yang lalu, kursi, bangku, serta meja di garis pandangku seperti tak bermilik, kosong walaupun dedaunan kering kerap menyapa. Aku menatap malas sambil memainkan sedotan di dalam gelas yang tak berisi. Kuaduk udara yang ada di dalamnya dengan putaran searah jarum jam sambil mengharapkan Mas Andra akan tiba di putaran ke-100. Genap di putaran dua puluh menuju seratus, seorang lelaki jangkung dengan kulit eksotis mengetuk pelan meja tempatku menopang siku. Aku tidak menoleh karena kehadirannya sudah kunantikan semenjak dia melambaikan tangan dari pintu masuk.

           “Halo, dek”, sapanya dengan nada khas pria dewasa.

           “Iya, mas. Duduk aja.” Kujawab tak berirama.

Mas Andra menarik kursi di sebelahku, tapi aku angkat suara sebelum ia nyaman di kursi itu.

           “Kita duduk berhadapan saja mas, ada hal penting yang perlu dibicarakan.”

Dia di sebelahku, tapi enggan kulirik ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Nala
Shofi
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Rantai yang Lebih Bermoral
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Warisan Dari Bapak
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Pilar yang Retak
Lala Dyu
Cerpen
Tentang Teman dan Waktu
Aura R
Cerpen
Bronze
Keflavik 2020: Cinta, Curhat dan Cokelat
Rosa L.
Cerpen
Bronze
Mencari ketenangan
Muffive
Cerpen
Bronze
Mbah Jum Tolak Seragam Upacara
richard hendro rumpoko
Cerpen
Bronze
Is Krimu
Gefira Nur Fauzia
Cerpen
Bronze
Cemburu Yang Menggantung di Sudut Jendela
Poloria Sitorus
Cerpen
Seperti mati, hidup juga punya banyak alasan
tseasalt
Cerpen
Langkah yang Tak Seirama
Riadatun Hasanah
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
MENJADI KETUA RT DAN HIKMAH-HIKMAHNYA
Agung Satriawan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Nala
Shofi