Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Nadia
0
Suka
5,968
Dibaca

Gadis itu memandang jauh kedepan. Tatapan kosongnya menatap ke arah jembatan di hadapannya. Sambil menyunggingkan senyum masam di wajah manisnya, dia meneteskan air mata, dan mulai menangis, meratapi sesuatu yang tidak bisa ia lupakan. Seakan sudah menjadi sebuah kewajiban, gadis itu selalu menghabiskan waktu berjam – jam menatap jembatan ini setiap harinya. Menangis hanya untuk membawanya kembali pada masa itu, masa dimana ia kehilangan seseorang yang sangat ia cintai.

***

Jawa Barat 1990. Pukul 01.00 Dini hari.

“Jangan ngebut – ngebut dong sayang, helm aku mau lepas nih!...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Nadia
Artmeza
Skrip Film
Teater
Muhammad Hendryan Alfarabi
Cerpen
Bronze
Nyawa Kesembilan
Glorizna Riza
Flash
Kaca Malam Hari
Donquixote
Novel
Malam satu suro
Pradiky winata
Flash
Wajah-wajah Sang Aktor
Ravistara
Flash
Peternakan Nenek
aleu
Flash
Gagal
Dark Specialist
Novel
Lentera Tengah Malam
PUTRI AYU ARNINGTYAS
Novel
Gold
Kosong
Bentang Pustaka
Komik
Rayuan Maut Pulau Kelabu
Arlita Dela
Cerpen
Telepon
Egi
Cerpen
Bronze
Email Maut
Christian Shonda Benyamin
Flash
Bronze
Mereka Masih di Sana
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Kutukan Makam Sang Jenderal
gungkeris
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Nadia
Artmeza
Cerpen
Bronze
Farah
Artmeza