Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Nadia
0
Suka
10,707
Dibaca

Gadis itu memandang jauh kedepan. Tatapan kosongnya menatap ke arah jembatan di hadapannya. Sambil menyunggingkan senyum masam di wajah manisnya, dia meneteskan air mata, dan mulai menangis, meratapi sesuatu yang tidak bisa ia lupakan. Seakan sudah menjadi sebuah kewajiban, gadis itu selalu menghabiskan waktu berjam – jam menatap jembatan ini setiap harinya. Menangis hanya untuk membawanya kembali pada masa itu, masa dimana ia kehilangan seseorang yang sangat ia cintai.

***

Jawa Barat 1990. Pukul 01.00 Dini hari.

“Jangan ngebut – ngebut dong sayang, helm aku mau lepas nih!...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Nadia
Artmeza
Novel
Wuri: Kutukan Wewe Gombel
Roy Rolland
Novel
Bronze
ARWAH PENJEMPUT KENANGAN (5 Kisah Misteri di Masa Pandemi)
Darryllah Itoe
Cerpen
Bronze
Bisikan Gaib Dari Ruang Bawah Tanah
umiyati123
Novel
Gold
Fantasteen Scary Halte Angker
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Psikopat
Aiharu Story
Flash
Bronze
Meja Operasi
Nila Kresna
Flash
Bronze
Werewolf
Rere Valencia
Novel
Bronze
Molly & Girl Called S
Arinaa
Novel
PERHIASAN TERKUTUK
Endah Wahyuningtyas
Novel
Renggut
Eve Shi
Flash
Kamu Jangan Menangis
Sugiadi Azhar
Novel
Parang Maya (Kumpulan Cerita)
Maria Ispri
Flash
Bronze
Tawa yang membunuh
Sky Eyes
Flash
Sebuah Lelucon?
Noer Eka
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Nadia
Artmeza
Cerpen
Bronze
Farah
Artmeza