Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Nadia
0
Suka
9,115
Dibaca

Gadis itu memandang jauh kedepan. Tatapan kosongnya menatap ke arah jembatan di hadapannya. Sambil menyunggingkan senyum masam di wajah manisnya, dia meneteskan air mata, dan mulai menangis, meratapi sesuatu yang tidak bisa ia lupakan. Seakan sudah menjadi sebuah kewajiban, gadis itu selalu menghabiskan waktu berjam – jam menatap jembatan ini setiap harinya. Menangis hanya untuk membawanya kembali pada masa itu, masa dimana ia kehilangan seseorang yang sangat ia cintai.

***

Jawa Barat 1990. Pukul 01.00 Dini hari.

“Jangan ngebut – ngebut dong sayang, helm aku mau lepas nih!...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Nadia
Artmeza
Flash
Bronze
Satu (1)
Rere Valencia
Novel
Misteri Caraka
Sisca Wiryawan
Novel
ANTARCHAYA
mahes.varaa
Novel
Bronze
Penjara Sukma
Ravistara
Novel
Gold
Sleepy Hollow and Other Horror Stories
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Rumah Belanda
NUR FARKAN
Komik
Bronze
GENITRI
Aitzuga
Cerpen
Bronze
DIRUNDUNG
Ari S. Effendy
Flash
Bronze
Gudang Belakang Rumah Kakek
Risti Windri Pabendan
Novel
Gold
Ghost Dormitory in Cairo
Mizan Publishing
Novel
Gold
Fantasteen Scary Red Eyes
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Rama's Story : Mey Ling - Dark Castle
Cancan Ramadhan
Flash
Sosok yang Lain
Jasma Ryadi
Novel
Misteri Rumah Mantan
Ahmad jimi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Nadia
Artmeza
Cerpen
Bronze
Farah
Artmeza