Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Nadia
0
Suka
11,228
Dibaca

Gadis itu memandang jauh kedepan. Tatapan kosongnya menatap ke arah jembatan di hadapannya. Sambil menyunggingkan senyum masam di wajah manisnya, dia meneteskan air mata, dan mulai menangis, meratapi sesuatu yang tidak bisa ia lupakan. Seakan sudah menjadi sebuah kewajiban, gadis itu selalu menghabiskan waktu berjam – jam menatap jembatan ini setiap harinya. Menangis hanya untuk membawanya kembali pada masa itu, masa dimana ia kehilangan seseorang yang sangat ia cintai.

***

Jawa Barat 1990. Pukul 01.00 Dini hari.

“Jangan ngebut – ngebut dong sayang, helm aku mau lepas nih!...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Nadia
Artmeza
Flash
Bronze
Satu (1)
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Pemakaman Jhon Mortonson karta Ambrose Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Gelap Gulita
Celica Yuzi
Cerpen
Bronze
KETINDIHAN
Nisa
Cerpen
Bronze
Adam
Jasma Ryadi
Flash
Parade Kunang-kunang
Ragiel JP
Komik
Bronze
GENITRI
Aitzuga
Flash
16.00
Rexa Strudel
Cerpen
Bronze
ZERO O'CLOCK
Nurul Adiyanti
Cerpen
Bronze
Bidan Sofia
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
REMPANG-GALANG NIGHTMARE
Je Yatmoko
Flash
Bayangan Putih
Luca Scofish
Cerpen
Danau di Belakang Kampus
Amelia Purnomo
Cerpen
Bronze
Sebilah Pedang, Gua Kelelawar, dan Seekor Buaya
Habel Rajavani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Nadia
Artmeza
Cerpen
Bronze
Farah
Artmeza