Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
My Husband
2
Suka
7,425
Dibaca

Mas Indra sangat baik kepadaku. Kami melewati semuanya penuh suka cita dan saling memahami meskipun pada akhirnya aku juga yang sering mengalah tapi ketahuilah, ada kalanya aku tidak mau mengalah dan mas Indra hanya terdiam seharian. Mas ngambek dan tidak mau berbicara kepadaku tapi saat esok tiba, Mas Indra kembali seperti sedia kala bagai tidak pernah kesal kepadaku. Begitulah kami.

Secangkir Kopi.

“Mas ini Arum buatkan kopi susu. Mas minum ya. Tapi kalau Mas gak suka. Biar kopinya nanti Arum aja yang habiskan,” aku menaruh secangkir kopi hangat itu di atas meja saat Mas Indra sedang membaca koran di teras rumah, mengisi waktu senggangnya.

“Iya dek. Terima kasih. Nanti Mas minum kok,” sorot mata Mas Indra masih terlalu fokus membaca berita pada surat kabar itu, Mas Indra juga sempat tersenyum sebentar sebelum akhirnya Mas menahan ku yang ingin masuk ke dalam. 

“Mau kemana?” Bahkan pandang Mas Indra kini tertuju kepada ku bagai meminta agar aku tidak pergi.

“Mau cuci baju. Ada apa Mas? Mas butuh sesuatu kah?”

“Mas butuh kamu temani Mas. Duduk,” ini bukan permintaan namun perintah. Kalau sudah seperti ini aku hanya ingin menurut saja. 

Aku pun duduk di sebuah kursi yang berdampingan dengan Mas Indra, sebelumnya Mas Indra sempat memindahkan meja yang awalnya berada di antara dua kursi itu. Mas memindahkan mejanya tanpa menumpahkan secangkir kopi yang masih disana dengan hati-hati tetapi juga tidak lambat.

“Ada apa Mas. Mas mau bicara apa?” Aku hanya penasaran karena setelah aku duduk. Tangan Mas Indra tak lepas menggenggam tanganku seperti ingin berbicara tapi Mas Indra kembali sibuk membaca surat kabar. Aku hanya menemaninya saja.

“Temani Mas. Jarang loh kita begini.”

“Arum tau. Tapi Mas, Arum masih ada kerjaan yang perlu di urus. Belum cuci baju habis itu setrika. Belum bersih-bersih,” nadaku sedikit bawel karena Aku pikir ada masalah serius yang ingin didiskusikan tapi ternyata hanya minta ditemani saja.

“Nanti Mas bantu. Sekarang Mas ingin ditemani kamu saja dik sayang. Apa tidak boleh,” Mas In...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp6.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
My Husband
Anisah Ani06
Cerpen
He's not just a green flag but teal green
Firlia Prames Widari
Cerpen
Copper Miss
Ratna Arifian
Cerpen
Raenna
Hilda Pratiwi
Cerpen
Obrolan Burung
zain zuha
Cerpen
Senja di Langit Lahewa
Shinta Puspita Sari
Cerpen
Bronze
Mbak Kal, pulang kemana?
alkaladia.
Cerpen
Ssstttt..Jangan Berisik!!!
Khairaniiii savira
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
SHIRO
Dian Y.
Cerpen
Bronze
04 Dia Tabib
Bima Kagumi
Cerpen
Diari Raka
zain zuha
Cerpen
Bronze
Musuh Jadi Istri
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Hope
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Bronze
Lelaki Tua di Serambi Makam
Best Siallagan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
My Husband
Anisah Ani06
Flash
Mengingat Luka
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Sengaja Mengaku
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Naluri Diskon
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Riana -Pertemuan Terakhir- eps 2
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Riana -Selamat Jalan- eps 3 end
Anisah Ani06
Flash
Dear Diriku
Anisah Ani06
Cerpen
Mau Pulang
Anisah Ani06
Cerpen
Distraksi
Anisah Ani06
Flash
Aku satu-satunya
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
Bukan Sekedar Tanggal
Anisah Ani06
Flash
Riana -Perkenalan- eps 1
Anisah Ani06
Flash
Untuk Mu yang Ku Rindu
Anisah Ani06
Novel
The World Of The Twins
Anisah Ani06
Flash
Gagal Nonton
Anisah Ani06