Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Musim Gugur
0
Suka
638
Dibaca

Musim Gugur

Ryunosuke Akutagawa

Nobu-ko seorang gadis sangat cantik dan berbakat. Ia menerima pendidikan sangat baik, dan di usia yang cukup muda telah masuk universitas khusus perempuan. Bahkan sebelum lulus, ia telah menyelesaikan sebuah novel otobiografi setebal lebih dari dua ratus halaman, yang banyak dibicarakan dan dipuji oleh teman-teman dan pengagumnya. Oleh karena itu, semua orang meramalkan masa depan yang sangat cemerlang baginya sebagai seorang penulis dan novelis yang sukses.

Namun ketika Nobu-ko lulus dari universitasnya, ia mendapati bahwa urusan keluarganya tidak memberinya kebebasan yang diinginkannya untuk mengikuti dan mengembangkan bakatnya di bidang ini, karena ibunya yang miskin dan janda dengan penghasilan pas-pasan adalah satu-satunya penopang hidupnya dan adik perempuannya.

Gadis yang lebih muda, Teru-ko, masih bersekolah di SMA khusus perempuan. Oleh karena itu, Nobu-ko perlu memutuskan soal pernikahan sebelum mulai menulis novel.

Ia memiliki seorang sepupu bernama Shunkichi, yang saat itu merupakan mahasiswa di sebuah perguruan tinggi sastra, dan harapan masa depannya juga terletak pada menjadi seorang penulis. Karena memiliki hubungan keluarga, mereka saling mengenal sejak kecil, dan karena keduanya tertarik pada subjek yang sama, dan dapat mendiskusikan sastra bersama, tentu saja keakraban mereka semakin meningkat setelah mereka dewasa. Namun selera mereka berbeda. Nobu-ko agak mengagumi aliran sastra baru, tetapi pemuda itu kurang toleran terhadap apa yang disebutnya "sastra baru" seperti drama problematik karya Ibsen dan lainnya yang cukup populer saat itu. Ia cenderung berbicara secara satir tentang jenis sastra ini,—mungkin kritiknya dipengaruhi oleh studinya tentang sastra Prancis. Sikap satir Shunkichi ini sering membuat Nobu-ko jengkel, karena ia menganggap segala sesuatu dengan cukup serius. Tetapi meskipun terkadang kejengkelannya hampir tak tertahankan ketika mendengarkannya, ia tidak dapat menahan diri untuk tidak menemukan sesuatu dalam sinisme dan aforismenya yang sangat menggugah hatinya.

Selama masa sekolahnya, ia sering pergi ke konser dan pameran bersama Shunkichi, dan hampir selalu ia mengajak adik perempuannya, Teru-ko. Saat pergi atau pulang dari hiburan tersebut, mereka berdua akan mengobrol dan tertawa bersama dengan sangat bebas. Namun, jarang sekali adik perempuannya dilibatkan dalam percakapan mereka, dan dengan senang hati ia ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Komik
Extra...
'Aisyah
Komik
Terramensis
Toyttt 🍃
Skrip Film
Satu Hari untuk Ayah
HANIFAH IKWAN PUTRI
Skrip Film
Sanubari (Script)
Imajiner
Skrip Film
Lompat
Muhammad Alfi Rahman
Skrip Film
Humanisme
Jia Aviena
Skrip Film
Cita-Cita Hana
Rika Kurnia
Skrip Film
Pusaka
Prima Merdeka
Flash
Modus Nomor Telepon
Luca Scofish
Flash
Bronze
Aku Menulis Lagi
Lisnawati
Flash
Di Luar Jendela
Impy Island
Flash
Hiasan?
Cano
Cerpen
Bronze
Cinta 2 Stick
Emma Kulzum
Cerpen
Bronze
Without You
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Seorang Novelis Telah Mati
Sulistiyo Suparno
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Musim Gugur
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Ketukan di Gerbang Manor. Franz Kafka. Penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Burung Ayam Ayam
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Marmoset karya Clarice Lispector penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Sekali Peristiwa di Jembatan Owl Creek
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Musuh Tak Terkalahkan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kebangkitan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Duel Zodomirsky
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Sesosok Hantu karya Guy de Maupassant penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Perahu
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Cerita Sejam
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Mawar untuk Emily karya William Faulkner penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Sepuluh Orang Indian
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Rumah Impian
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Batu Batu Lapar Rabindranath Tagore ; penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin