Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Musim Gugur
0
Suka
7,017
Dibaca

Musim Gugur

Ryunosuke Akutagawa

Nobu-ko seorang gadis sangat cantik dan berbakat. Ia menerima pendidikan sangat baik, dan di usia yang cukup muda telah masuk universitas khusus perempuan. Bahkan sebelum lulus, ia telah menyelesaikan sebuah novel otobiografi setebal lebih dari dua ratus halaman, yang banyak dibicarakan dan dipuji oleh teman-teman dan pengagumnya. Oleh karena itu, semua orang meramalkan masa depan yang sangat cemerlang baginya sebagai seorang penulis dan novelis yang sukses.

Namun ketika Nobu-ko lulus dari universitasnya, ia mendapati bahwa urusan keluarganya tidak memberinya kebebasan yang diinginkannya untuk mengikuti dan mengembangkan bakatnya di bidang ini, karena ibunya yang miskin dan janda dengan penghasilan pas-pasan adalah satu-satunya penopang hidupnya dan adik perempuannya.

Gadis yang lebih muda, Teru-ko, masih bersekolah di SMA khusus perempuan. Oleh karena itu, Nobu-ko perlu memutuskan soal pernikahan sebelum mulai menulis novel.

Ia memiliki seorang sepupu bernama Shunkichi, yang saat itu merupakan mahasiswa di sebuah perguruan tinggi sastra, dan harapan masa depannya juga terletak pada menjadi seorang penulis. Karena memiliki hubungan keluarga, mereka saling mengenal sejak kecil, dan karena keduanya tertarik pada subjek yang sama, dan dapat mendiskusikan sastra bersama, tentu saja keakraban mereka semakin meningkat setelah mereka dewasa. Namun selera mereka berbeda. Nobu-ko agak mengagumi aliran sastra baru, tetapi pemuda itu kurang toleran terhadap apa yang disebutnya "sastra baru" seperti drama problematik karya Ibsen dan lainnya yang cukup populer saat itu. Ia cenderung berbicara secara satir tentang jenis sastra ini,—mungkin kritiknya dipengaruhi oleh studinya tentang sastra Prancis. Sikap satir Shunkichi ini sering membuat Nobu-ko jengkel, karena ia menganggap segala sesuatu dengan cukup serius. Tetapi meskipun terkadang kejengkelannya hampir tak tertahankan ketika mendengarkannya, ia tidak dapat menahan diri untuk tidak menemukan sesuatu dalam sinisme dan aforismenya yang sangat menggugah hatinya.

Selama masa sekolahnya, ia sering pergi ke konser dan pameran bersama Shunkichi, dan hampir selalu ia mengajak adik perempuannya, Teru-ko. Saat pergi atau pulang dari hiburan tersebut, mereka berdua akan mengobrol dan tertawa bersama dengan sangat bebas. Namun, jarang sekali adik perempuannya dilibatkan dalam percakapan mereka, dan dengan senang hati ia ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Dzikir Sebuah Cincin Retak
Encep Nazori
Cerpen
Delapan Tahun yang Berakhir
Adhy Musaad
Cerpen
Bronze
Musim Gugur
Ahmad Muhaimin
Novel
Best Mistake
Nor Laila
Novel
Dan karena aku wanita
Agustina Ardhani Saroso
Novel
Bronze
I Love You, Mom
Deianeira
Novel
Bronze
Hidden Memories
Rene
Novel
CINTA TERHALANG KRISMON
Lirin Kartini
Novel
Bronze
Lynn
Onet Adithia Rizlan
Novel
The Gift
Ayu Anisa Urahma
Skrip Film
Penantian dalam angan dan harapan
Ihsanul Essel Rusmiland
Novel
Keluarga Aurea
Heidyanne R. Kaeni
Novel
Para Pencari Cinta
Topan We
Cerpen
Bronze
Pernikahan Kedua
Siti Nashuha
Novel
Love Scam
Suzash Gribisy Rabbani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Musim Gugur
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Burung Kolibri dan Burung Bangau
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Monumen untuk Adam
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Musuh Tak Terkalahkan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jenny
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Gagak dan Guci Air
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kalung
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Rubah Muda dan Ibunya
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Tsar Muda; Leo Tolstoy; Penerjemah Ahmad Muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Sepuluh Orang Indian
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Rahasia Jurang Sempit Macarge
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kesulitan Menyeberangi Sebuah Ladang karya Ambrose penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Pak Tua Eckert karya Ambrose Bierce penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Srigala dan Bangau
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
malam pengantin, Henri michaux ; penerjemah : Ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin