Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Mori Dan Tetangga Depan
1
Suka
5,177
Dibaca

Kiara mempererat pelukannya pada Teh Nuni. ART setianya itu seperti tak mau melepaskan tubuhnya. Ia merasa bersalah, Kiara tahu itu. Tapi ia juga tak punya pilihan, dan Kiara pun mengerti itu. Maka berkali-kali Kiara mencoba meyakinkannya bahwa ia akan baik-baik saja meski Teh Nuni harus berhenti bekerja dan Kiara harus tinggal berdua saja dengan Mori.

"Pokoknya mba, semua perlengkapan makan udah teteh turunin ke lemari bawah. Nomor telpon tukang galon, tukang gas, tukang bersih-bersih semua udah teteh kirim ke WA mba Kiara. Tukang sayur dan warteg depan juga udah." Teh Nuni kembali menghujani Kiara dengan wejangan-wejangan tak putusnya yang semakin membuat Kiara tersenyum haru.

"Lampu emergency yang di ruang tengah rusak, jangan lupa cepat beli yang baru ya mba," tambah teh Nuni lagi. Kiara menepuk jidatnya, kesal karena ia lupa lagi soal itu, padahal teh Nuni sudah bilang dari seminggu yang lalu. Ia lalu mengangguk cepat, meyakinkan teh Nuni yang mulai memasang muka cemberut karena ia selalu lupa.

Teh Nuni memang sangat mengenal Kiara yang sudah seperti adik sendiri baginya itu. Tidak mempunyai kakak maupun adik, teh Nuni lah yang jadi tempat bercerita dan berkeluh kesah bagi Kiara. Yang menemaninya sehari-hari. Apalagi sejak ibunda Kiara berpulang kepada sang Khalik 3 bulan yang lalu, mereka hanya tinggal berdua dan saling mengandalkan. Ditambah lagi dengan kondisi fisik Kiara sekarang, tak terpikirkan oleh teh Nuni untuk berhenti bekerja kecuali gadis itu sendiri yang memecatnya. Namun ternyata Tuhan memberinya jodoh. Jodoh yang mengharuskannya pulang ke Bogor dan meninggalkan Kiara berdua saja dengan kucingnya.

Setelah satu pelukan terakhir dan satu kalimat...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Ten Years Later
Nurmala Setianing Putri
Novel
Bumi Para Pembelit
Noor Cholis Hakim
Novel
Bronze
Traumatic Labyrinth
Revia
Novel
Gold
PCPK Dream Catcher
Noura Publishing
Novel
Doppleganger
Sastra Introvert
Skrip Film
yang Terbuang dan Hilang
Onet Adithia Rizlan
Skrip Film
BUNGA TERAKHIR
Mutiaranuraenialfaruk
Skrip Film
DEADLINE
Mahfrizha Kifani
Cerpen
Bronze
Mori Dan Tetangga Depan
Reni Refita
Cerpen
Bronze
Tanpa Balasan
Muhamad Irfan
Novel
Bulan untuk Bumi
Roikhatul
Novel
Gadis
Melia
Novel
Untuk Sebuah Kesempatan (Satu Detik Lagi)
S.S. RINDU
Skrip Film
Stepping On The Last Day
Sarwono
Skrip Film
Kesendirian
Cahaya Muslim P S
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mori Dan Tetangga Depan
Reni Refita
Flash
Tawa Yang Terlepas
Reni Refita
Cerpen
AKU dan EMYU yang LESU
Reni Refita
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas Dalam Tas
Reni Refita
Cerpen
Heart And Soul
Reni Refita
Cerpen
Tragically Yours
Reni Refita