Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Mitos Pos Ketiga: Jangan Menoleh ke Belakang
0
Suka
68
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Malam belum sepenuhnya runtuh ketika kami bertiga tiba di pondok registrasi terakhir Gunung Argopuro. Gemericik air hujan gerimis menyapu atap seng yang berkarat, menciptakan irama monoton yang menambah sunyi lereng gunung. Suhu udara saat itu merosot tajam hingga menembus celah-celah serat jaket windproof yang kami kenakan.

​Aku, Rendy, duduk menyandar pada pilar kayu yang lapuk, memperhatikan jemariku yang mulai memucat akibat udara dingin. Di sampingku, Maya sibuk memeriksa ulang isi tas carrier-nya—memastikan kompor portabel, tabung gas cadangan, dan jas hujan tersusun rapi. Sementara itu, Aris—sahabat kami yang paling ambisius dan selalu menganggap remeh hal-hal mistis—sedang menatap peta jalur pendakian sambil terkekeh pelan.

​"Jalur ke Pos Empat cuma butuh waktu lima jam jalan santai, Ren," ujar Aris seraya menepuk pundakku. "Kalau kita jalan jam dua siang besok, pas malam minggu kita udah bisa bikin api unggun sambil minum kopi di puncak."

​Seorang lelaki tua bertubuh bungkuk keluar dari pintu dalam pondok. Beliau adalah Mbah Tirto, juru kunci pendakian yang telah menjaga gerbang Argopuro selama lebih dari empat dekade. Wajahnya dipenuhi garis-garis keriput dalam, dan matanya yang agak keruh menatap kami bert...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp15.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Mitos Pos Ketiga: Jangan Menoleh ke Belakang
Reza Aditya Mulyawan
Flash
Bronze
Lampu Minyak di Kuburan
Risti Windri Pabendan
Flash
PETUALANGAN MIMPI: MAIL?
Tirani K. C.
Flash
satan's care
Raja Alam Semesta
Cerpen
Bronze
Suster Aluna
Novita Ledo
Cerpen
Sahabat Dari Dunia Lain
SUWANDY
Flash
Bronze
Sehidup, Semati
Shabrina Farha Nisa
Novel
Keluarga Darayan, Misteri Rumah Gadai
Sisca Wiryawan
Novel
Lagu Pengantar Tidur Mayat
Hideyo Sakura
Flash
Lukisan Rendra
Rafael Yanuar
Novel
Perjanjian Terlarang Mbah Karto dengan Iblis
muhammad haryadi
Flash
Bronze
Hampir Disetubuhi Dalam Mimpi
Nila Kresna
Novel
Bronze
Pancajiwa
Nikodemus Yudho Sulistyo
Novel
Bronze
Molly & Girl Called S
Arinaa
Flash
Which Is Not Visible
Sarda Ragilia A.S
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mitos Pos Ketiga: Jangan Menoleh ke Belakang
Reza Aditya Mulyawan