Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Aksi
Bronze
Minoatur
0
Suka
1,900
Dibaca

Minotaur

Nathaniel Hawthorne

Di kota tua Troezene, di kaki gunung yang tinggi, hiduplah, dahulu kala, seorang anak lelaki kecil bernama Theseus. Kakeknya, Raja Pittheus, adalah penguasa negara itu, dan dianggap sebagai orang yang sangat bijaksana; sehingga Theseus, yang dibesarkan di istana kerajaan, dan secara alami merupakan anak yang cerdas, hampir pasti mendapat manfaat dari ajaran raja tua itu. Nama ibunya adalah Aethra. Adapun ayahnya, anak laki-laki itu belum pernah melihatnya. Tetapi, sejak ingatannya yang paling awal, Aethra biasa pergi bersama Theseus kecil ke hutan, dan duduk di atas batu yang ditumbuhi lumut, yang terbenam dalam di tanah. Di sana ia sering berbicara dengan putranya tentang ayahnya, dan mengatakan bahwa ayahnya bernama Aegeus, dan beliau seorang raja besar, dan memerintah Attica, dan tinggal di Athena, yang merupakan kota yang terkenal seperti kota-kota lain di dunia. Theseus sangat senang mendengar tentang Raja Aegeus, dan sering bertanya kepada ibunya yang baik, Aethra, mengapa ia tidak datang dan tinggal bersama mereka di Trœzene.

"Ah, anakku sayang," jawab Aethra sambil mendesah, "seorang raja memiliki rakyat yang harus diurus. Para lelaki dan perempuan yang diperintahnya sama seperti anak-anak baginya; dan ia jarang punya waktu luang untuk menyayangi anak-anaknya sendiri seperti orang tua lainnya. Ayahmu tidak akan pernah bisa meninggalkan kerajaannya demi menemui putra kecilnya."

"Baiklah, tetapi, Ibu tersayang," tanya anak laki-laki itu, "mengapa aku tidak boleh pergi ke kota Athena yang terkenal ini, dan memberi tahu Raja Aegeus bahwa aku adalah putranya?"

"Itu mungkin akan terjadi nanti," kata Aethra. "Bersabarlah, dan kita akan lihat. Kau belum cukup besar dan kuat untuk memulai tugas seperti itu."

"Dan kapan aku akan cukup kuat?" Theseus terus bertanya.

"Kamu masih bayi kecil," jawab ibunya. "Coba angkat batu tempat kita duduk ini?"

Anak kecil itu sangat percaya diri dengan kekuatannya sendiri. Jadi, sambil mencengkeram tonjolan kasar batu itu, dia menarik dan mengerahkan seluruh tenaganya, hingga kehabisan napas, tanpa mampu menggerakkan batu berat itu. Batu itu tampak tertanam di tanah. Tidak heran dia tidak bisa memindahkannya; karena dibutuhkan seluruh kekuatan seorang lelaki yang sangat kuat untuk mengangkatnya dari tempatnya di dalam tanah.

Ibunya berdiri mengamati, dengan senyum sedih di bibir dan matanya, menyaksikan usaha gigih namun sia-sia dari putranya yang masih kecil. Ia tak kuasa menahan kesedihan melihat putranya begitu tak sabar untuk memulai petualangannya di dunia.

"Kau lihat sendiri, Theseus sayangku," katanya. "Kau harus memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dari sekarang ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Cerpen
Bronze
Minoatur
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Bakat
DMRamdhan
Cerpen
Bronze
The City of Night Eyed People
Silvarani
Novel
Turn to You
Koibumi Alana
Flash
Bronze
Ada yang Merdeka dari Kantong-kantong Jas
Choirunisa Ismia
Flash
Bronze
Manusia Super
Afri Meldam
Flash
Salah Konsep Bambang
Eva yunita
Novel
Bronze
Subhaanalloohi (Sutasoma)
Hermawan
Novel
GURITA KOTA
Indra S Miraj
Novel
Bronze
MERANTAU
hendri putra
Novel
Bronze
Jalan Pulang
Widiyati Puspita Sari
Novel
Bronze
Di Balik Layar
Leona Fariz Pratama
Novel
The Elder: Perang Lima Tahun
Manu de Hart
Novel
Mockingbird
Madina_hld
Novel
Bronze
98 JUNI
Putri Tari Lestari
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Minoatur
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Pesan Sang Kaisar
Ahmad Muhaimin
Novel
Bartleby Sang Juru Tulis Sebuah Kisah Wall Street
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Sepuluh Orang Indian
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Katak dan Lembu
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Esarhaddon, Raja Asyria; Leo Tolstoy
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Dua Petani
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Claude Gueux
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Cerita Satu Sejam
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Burung Ayam Ayam
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Lelaki dan Ular
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Srigala dan Bangau
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Batu Batu Lapar Rabindranath Tagore ; penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Penggali Kubur
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Marmoset karya Clarice Lispector penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin