Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
0
Suka
9,518
Dibaca

Sore itu di sebuah rumah mungil angin bertiup membuat halamannya tak lagi rapi, rumput tumbuh liar, dan ayam piaraan tetangga kadang ikut nongkrong di sana. Kang Muchtar, seorang lelaki berusia 57 tahun, duduk di kursi bambu, wajahnya standar saja, berwarna gelap khas desa karena terbakar matahari. Lelaki ini tampak lebih banyak duduk, merokok, dan merenung. Dahinya yang sudah mulai membayang garis keriput, kadang berkerut serius tetapi bukan beban hidup, melain...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
LAUT DAN UDARA
ajitio puspo utomo
Novel
Teratai di Atas Bukit
Justang Zealotous
Novel
Kamera
IndaahNs
Flash
Pesan Bunga Matahari Sekarat
Riska Irmayadi
Flash
Bukan Aku
Aralya Seraquin
Cerpen
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
Munkhayati
Novel
Potret
Sinar Shinta Emilisa
Cerpen
Bronze
Rani & Jodi Chapter 2
artabak
Novel
Gold
The Magic Library
Mizan Publishing
Novel
INITIAL
Rein
Novel
Possesive Twins!
Fiqih Tamir
Flash
Bronze
Jakarta 3 in 1 Couple
Silvarani
Cerpen
Bronze
Bias Lukisan dalam Sangkar
Larasatijingga
Novel
Gold
PBC Girls
Mizan Publishing
Novel
Menanti Kejora
Mai Yoru
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-6
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Salahkah Rinduku
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Di Antara Dua Perempuan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-4
Munkhayati