Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
0
Suka
11,467
Dibaca

Sore itu di sebuah rumah mungil angin bertiup membuat halamannya tak lagi rapi, rumput tumbuh liar, dan ayam piaraan tetangga kadang ikut nongkrong di sana. Kang Muchtar, seorang lelaki berusia 57 tahun, duduk di kursi bambu, wajahnya standar saja, berwarna gelap khas desa karena terbakar matahari. Lelaki ini tampak lebih banyak duduk, merokok, dan merenung. Dahinya yang sudah mulai membayang garis keriput, kadang berkerut serius tetapi bukan beban hidup, melain...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Promise, That You'll be Promise Me
Andhika Rivani
Novel
Bronze
Akar Masalah
yurisa
Novel
KERUSUHAN 1998: Harapan dan Perjuangan
Nuh Hawari
Novel
Manusia Daur Ulang
Raz Aka Yagit
Flash
Bronze
Sial yang keluar, data yang hilang
Setiyarini
Cerpen
Bronze
Kota Sihir Menghilang
Kemal Ahmed
Cerpen
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
Munkhayati
Novel
Allah's Plan is Perfect
alviiswari
Novel
Bronze
Miranda Advertising
qiararose
Novel
Pejuang sejati
Bambang Supriono
Novel
Bronze
Tuhan dan Surga
Qarina R Jussap
Novel
Pengantin Sang Badai
Arslan Cealach
Skrip Film
ASUH
M A R U T A M I
Flash
Sang Penyandera Rasa
Putri Amelia Solehah
Flash
Bronze
Baik-Baik Saja
Rere Valencia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
BUKAN PENGGANTI
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Ketika Senja Membawa Cinta
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-6
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati