Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
MENYAMBUNG SENAR GITAR
0
Suka
4,513
Dibaca

 Angin sore masuk lewat jendela kamar, menggoyang tirai tipis yang sudah memudar warnanya. Di pojok kamar, seorang pemuda berusia dua puluh tahun duduk dengan gitar akustik di pangkuannya. Jemarinya bergerak pelan, memetik senar-senar yang terdengar serak namun penuh perasaan. Namanya Romi—anak kedua dari sebuah keluarga yang tak lagi terasa seperti rumah.

   Musik baginya bukan sekadar hiburan. Musik adalah ruang persembunyian. Tempat ia bernafas ketika dunia di sekitarnya terasa terlalu bising oleh pertengkaran, tuduhan, dan kesibukan orang tua yang jarang peduli.

   Romi ingat betul masa kecilnya dulu. Ia sering menunggu ayah dan ibunya pulang larut malam, masing-masing dengan alasan sibuk mengurus bisnis. Ayahnya seorang pengusaha properti yang keras, sementara ibunya punya bisnis kuliner besar yang menyita seluruh waktunya. Mereka lebih sering bersaing tentang siapa yang paling berperan dalam membangun keluarga daripada duduk bersama menikmati makan malam.

   Kini, semuanya semakin parah. Kakaknya, Roy, ditangkap polisi dua minggu lalu karena ketahuan menggunakan narkoba di kosan temannya. Berita itu tersebar ke tetang...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
MENYAMBUNG SENAR GITAR
angin lembah
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Bronze
Merah Putih di Setiarejo
AndikaP
Cerpen
Telepon Iseng!
Noer Eka
Cerpen
Bronze
Mimpi yang Dikubur Hidup-Hidup
Muhaimin El Lawi
Cerpen
Bronze
ALE
aelan savory keron lewar
Cerpen
CALON MANTU
Ani Hamida
Cerpen
Bronze
Lolly Kundang
Yona Elia Pratiwi
Cerpen
Bronze
Darling In The Slum
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Bronze
Rambut Merah Ceri
Red Cherry
Cerpen
Rumah Harapan
Binti Uti
Cerpen
Bau Yang Tidak Pernah Pergi
Yovinus
Cerpen
Seperti mati, hidup juga punya banyak alasan
tseasalt
Cerpen
Bronze
Sepasang Mata Bola di Kereta
Jalvanica
Cerpen
Bronze
Alasan Tuhan!
Titin Widyawati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
MENYAMBUNG SENAR GITAR
angin lembah
Cerpen
Bronze
Romi Dan Juli
angin lembah
Novel
Romi Dan Juli
angin lembah
Cerpen
Bronze
Jadi Diri Sendiri Aja, Ta...
angin lembah
Cerpen
Bronze
SURAT
angin lembah
Cerpen
Bronze
Cintai Aku, Kau Kucinta
angin lembah
Cerpen
Bronze
KEPADA SENJA
angin lembah
Cerpen
Bronze
Bawa Aku, Kemana Kau Pergi
angin lembah
Cerpen
Bronze
ANTARA LAUT DAN LANGIT BANDUNG
angin lembah
Cerpen
Bronze
KejutanNya Selalu Ada
angin lembah
Cerpen
Bronze
PILIHAN
angin lembah
Novel
Antara Laut dan Langit Bandung
angin lembah