Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Memecat Bos
6
Suka
10,801
Dibaca

“Dua kali keguguran?”

Seorang dokter senior lewat paruh baya menilikku intens melalui kacamatanya dari seberang meja. Aku pun merasa bagai mundur ke masa lampau kala duduk di hadapan beliau sebagai mahasiswi. Beliau pernah menjadi mediator dalam kasus tugas laporanku yang macet dengan seorang dosen pembimbing. Beliau seakan hadir dalam dua masalah sukar di waktu berbeda, yakni akademik dan hidupku. 

Aku malu menjawab pertanyaan itu. Di saat perempuan lain berkorban mati-matian demi memperoleh kehamilan yang sehat, aku terlihat seperti menyia-nyiakan dan tidak bersyukur. Jawaban lelaki di sisiku pun tidak menambah nilai plus sama sekali, “Iya, Dok. Kecapekan kerja.”

Kulirik sepintas suamiku lewat sudut mata. Aku bekerja keras demi siapa, coba? 

Aku masih terperangkap dalam rasa bersalah hingga keesokan hari sembari menatap dinding dengan wallpaper bercorak kuning membosankan di hadapanku. Tidak melakukan apa-apa, begitu saja selama berpuluh-puluh menit kemudian. Dadaku terasa kosong. Bukan seperti sebuah kelegaan, tetapi lebih seperti ada yang mengisap habis isinya hingga kempis. Aku membayangkannya dengan anekdot sebuah balon. Balon besar berlapis harapan yang terbang tinggi karena penuh gas antusiasme akan masa depan. Namun di puncak ketinggian, balon itu dihempas oleh angin kehidupan, lantas tersangkut di ruang sempit berisi meja tindakan. Di atasnya, berjejer jarum suntik beragam ukuran dari 27 gauge untuk suntik vitamin C, 30 gauge untuk suntik jerawat, serta jarum kecil berbelalai panjang untuk mesotherapy. Jarum-jarum itu lantas menusuk balon harapan milikku hingga meletus.

Angin berdesis keras keluar dari bagian vakum mesin pompa mesotherapy dan mengembalikanku ke realitas. Ah, sebaiknya aku mulai menghentikan arus pikiran yang kacau ini sebelum balon lain tertusuk oleh stres yang kucipt...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Memecat Bos
Ravistara
Cerpen
Hanya Sebatas Kerikil Kecil
Rein Senja
Cerpen
Di Belakang Layar Kekuasaan
Yovinus
Cerpen
Bronze
Kenangan Pada Sebuah Jam Tangan
Yuisurma
Cerpen
Estafet Pulpen
Fionny Dita Arianti
Cerpen
Pelangi Impian
SITI RAHMATIKA FEBRIANI
Cerpen
SHIRO
Dian Y.
Cerpen
Bronze
KASIH PUTIH DARI HINDUSTAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Penenun Pelangi
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Lurik
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Ibu dan Segala Kompleksitasnya
Siti Aminatus Solikah
Cerpen
KABULKU
Racelis Iskandar
Cerpen
Keseharian Yang Begitu Biasa
arkanaka
Cerpen
Bronze
Gara-gara Uang Panaik
Kim Sabu
Cerpen
Refleksi
RD Sinta
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Memecat Bos
Ravistara
Novel
Petala
Ravistara
Flash
Wajah-wajah Sang Aktor
Ravistara
Cerpen
Bronze
Solitary
Ravistara
Novel
ATLAS
Ravistara
Flash
Api yang Berdamai dengan Hujan
Ravistara
Novel
Bronze
Tidak Apa-apa Tidak Sempurna
Ravistara
Novel
Tak Seindah Fiksi
Ravistara
Flash
Bronze
Jantelagen
Ravistara
Novel
Jagat Rasa
Ravistara
Novel
Bronze
I Love You, My Cousin
Ravistara
Novel
Bronze
Putih Polos Avicenna
Ravistara
Novel
7 Kisah di Balik Jendela
Ravistara
Flash
Rindu di Balik Jendela
Ravistara
Flash
Modus Baju
Ravistara