Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Melamar
0
Suka
21,032
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Lagi-lagi Adin duduk termenung di meja makan sembari menunggu kakaknya memasak.

"Hari ini sahur pakai apa, Kak?" tanya Adin pada kakaknya, Bayu.

"Sahur kali ini pakai ikan sarden, lebih irit dan gampang." Saut Bayu lemas.

Hidup mengontrak di perantauan memang harus pintar-pintar mengelola keuangan, untungnya bulan ini bertepatan dengan bulan puasa. Di mana seharusnya pengeluaran akan lebih sedikit bagi mahasiswa. Jika pintar memilih masjid mana yang sering berbagi takjil dan nasi kotak.

Bagi Adin dan Bayu, masjid sudah menjadi rumah ke...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Bendera Setengah Tiang
I Gede Luwih
Novel
Dua Ketukan di Meja
Minnie Harissa
Novel
How is Your Heart?
Faida Zuhria
Novel
Memories
Nany Parker
Novel
DIANTARA SAHABAT & CINTA
Vivin Aprilia
Novel
Ketika Kami Kehilangan Dua Bintang
Alfania Vika
Skrip Film
Ayahku Tak Punya Mobil
Resti Dahlan
Flash
Terserah kamu!
Tri Wulandari
Flash
Hukuman Paling Berat
Yutanis
Cerpen
Bronze
Melamar
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
SUPERLOVA
dilahamid
Novel
Boarding story
Husnul khatima
Novel
Bronze
HUJAN YANG BERDERAI DI PAGI HARI
K.A. Sulkhan
Novel
Lara Larasati
almiralth
Novel
Bronze
Teras Dua Rumah
@vi_soegito
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Melamar
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
SAPTO
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Bronze
BAKA
Muhammad Adli Zulkifli
Skrip Film
Birthday
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Malam Pertama
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Pilihan Ganda
Muhammad Adli Zulkifli
Flash
Jok
Muhammad Adli Zulkifli
Skrip Film
JARUM BESI
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Puasa
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Awas Kepala Buntung
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Seperti Seekor Kupu-kupu yang Hinggap Sebentar di Setangkai Bunga Kemboja Lalu Pergi dan Tak Pernah Kembali
Muhammad Adli Zulkifli