Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Melamar
0
Suka
14,339
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Lagi-lagi Adin duduk termenung di meja makan sembari menunggu kakaknya memasak.

"Hari ini sahur pakai apa, Kak?" tanya Adin pada kakaknya, Bayu.

"Sahur kali ini pakai ikan sarden, lebih irit dan gampang." Saut Bayu lemas.

Hidup mengontrak di perantauan memang harus pintar-pintar mengelola keuangan, untungnya bulan ini bertepatan dengan bulan puasa. Di mana seharusnya pengeluaran akan lebih sedikit bagi mahasiswa. Jika pintar memilih masjid mana yang sering berbagi takjil dan nasi kotak.

Bagi Adin dan Bayu, masjid sudah menjadi rumah ke...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
BUKAN PILIHAN
essa amalia khairina
Cerpen
Bronze
Melamar
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Cinta
yopi
Novel
Bronze
BAITI JANNATI
JWT Kingdom
Cerpen
Perempuan Tanpa Wajah
Anelyn
Novel
Bronze
Tuhan Yesus Menyembuhkan Luka Batinku
Asti Pravitasari
Novel
Iqro
Xie Nur
Cerpen
Bronze
Bertemu Perpisahan
Desy Sadiyah Amini
Cerpen
Bronze
Gema yang pulang ke rumah kosong
Febri Muhamad mughni
Novel
Konspirasi Asa
Idzni Anissyahri
Novel
Blue Hawaii
raven orinn e
Flash
Bronze
Pelukan Tahanan
Silvarani
Cerpen
DIA YANG BERSAYAP
Meliana
Cerpen
When Nation Falls
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Rindu Yang Tak Pulang
ayu
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Melamar
Muhammad Adli Zulkifli
Skrip Film
JARUM BESI
Muhammad Adli Zulkifli
Flash
Jok
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
SAPTO
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Bronze
BAKA
Muhammad Adli Zulkifli
Skrip Film
Birthday
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Malam Pertama
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Awas Kepala Buntung
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Puasa
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Pilihan Ganda
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Seperti Seekor Kupu-kupu yang Hinggap Sebentar di Setangkai Bunga Kemboja Lalu Pergi dan Tak Pernah Kembali
Muhammad Adli Zulkifli