Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Mega di Langit Senja
0
Suka
5,868
Dibaca

Bagian 1: Tatapan ke Langit

Langit sore hari itu melukis dirinya sendiri. Warna oranye keemasan bertemu semburat ungu lembut, seolah matahari melukis salam perpisahan sebelum tenggelam ke balik perbukitan. Di atas padang ilalang yang menguning, seorang pria duduk sendirian, diam tak bergerak seperti bayang-bayang yang tertinggal di tanah.

Namanya Putra.

Ia datang ke bukit kecil itu hampir setiap hari, sejak dua tahun terakhir. Tak ada yang tahu kenapa. Penduduk desa hanya menyebutnya "si pelukis pendiam". Rumahnya berada di ujung kampung, tak jauh dari hutan bambu yang s...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Mega di Langit Senja
Erlangga Putra
Cerpen
Bronze
Galau Mutasi Sang Peneliti
spacekantor
Cerpen
Bronze
Sipanggaron
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sore Hari Setelah Ibu Tiada
Jasma Ryadi
Cerpen
24 Jam
Devi Wulandari
Cerpen
Gunung dan Kucingnya
Nidaul Ainiyah
Cerpen
Rumah Tanpa Pagar & Pintu
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Mbak Kal, pulang kemana?
alkaladia.
Cerpen
Bronze
Kepergian Yu Sekar
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Jas Hujan Biru
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
Sugeng Ricuh
Siti Qoimah
Cerpen
Melepas Kala
Nurul faizah
Cerpen
Hari Kepulangan
Rinona
Cerpen
Neraca Dunia
hyu
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mega di Langit Senja
Erlangga Putra
Cerpen
Bronze
Tafsir bayang yang terlindas
Erlangga Putra
Cerpen
Sayap di langit senja
Erlangga Putra
Cerpen
Bronze
Lari
Erlangga Putra
Cerpen
Langkah tanpa nama
Erlangga Putra