Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
7
Suka
11,219
Dibaca

Makan untuk hidup, atau hidup untuk makan; mana yang benar dari dua ungkapan itu, si Keong tidak tahu, bahkan tidak peduli. Sebagai si Bungsu dari kedua orang tua yang menganut paham kolot ‘banyak anak banyak rezeki’, si Keong ketiban sial. Sedari kecil hingga dewasa, prihatin selalu meliputinya, melilit perutnya. Meski tinggi tubuhnya, tapi kerempeng. Dalam sehari bisa mengunyah nasi bersama lauk tempe dan sayur bening, itu adalah rezeki bagi si Keong yang Kerempeng sebagai penghilang lapar.

Nasib baik berupa umur panjang yang terlimpah atas diri si Keong dari Tuhan, dia masih bisa hidup untuk makan. Rutinitas hidup untuk makan si Keong adalah bangun pagi, memanaskan motor, menjemput langganan ojek serta mengantarkan mereka sampai ke sekolah dasar. Lalu dia beristirahat barang beberapa jam di pangkalan; syukur-syukur ada orang yang mau menyewa jasa ojeknya ketika dia mengaso di pangkalan. Kemudian dia menjemput anak-anak langganan ojeknya dan mengantarkan mereka kembali ke rumah masing-masing. Sesudah itu, si Kerempeng bisa tidur barang satu jam sebelum berangkat bekerja. Pekerjaannya adalah mengantarkan laporan klinik laboratorium. Setidaknya pekerjaannya itu cukup membuat si Keong bangga ketimbang dulu saat dia mengantarkan koran kepada para langganan. Dari sepeda, naik tingkat ke sepeda motor. Pada malam hari, dia pulang ke rumah, tidur. Begitu terus setiap Senin hingga Sabtu. Hingga genap sebulan, dia m...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
Sore Itu Di Depan Gang Kecil
hadi wiyono
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Surat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
LALAT-LALAT BERSAYAP DURI
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
Mandi Lumpur
spacekantor
Cerpen
Untitled, 1994
Rein
Cerpen
Bronze
Rajo Angek Garang
Gia Oro
Cerpen
Dua Jendela
Dhiyaunnisryna
Cerpen
Beranak Dalam Kaos Kaki
muhammad rio al fauzan
Cerpen
Déjà Vu
Firman Fadilah
Cerpen
Terbakar tapi tak hangus
ciesa mulyaningsih bahari
Cerpen
Barang Biasa, Cerita Luar Biasa
Tresnaning Diah
Cerpen
Bronze
OH MY BOSS
ELI WAHYUNI
Cerpen
Dunia Cermin
Chiavieth Annisa06
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Novel
Bronze
Kucing Hitam Putih
Andriyana
Novel
Bronze
Plung!
Andriyana
Flash
Bronze
Pilot
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Cerpen
Bronze
D 1 AM
Andriyana
Novel
Bronze
Jeles
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Flash
Sang Pemanggil
Andriyana
Flash
Bronze
Humor Narendra
Andriyana
Flash
Bronze
Si Kepala Berasap
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana