Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
7
Suka
11,118
Dibaca

Makan untuk hidup, atau hidup untuk makan; mana yang benar dari dua ungkapan itu, si Keong tidak tahu, bahkan tidak peduli. Sebagai si Bungsu dari kedua orang tua yang menganut paham kolot ‘banyak anak banyak rezeki’, si Keong ketiban sial. Sedari kecil hingga dewasa, prihatin selalu meliputinya, melilit perutnya. Meski tinggi tubuhnya, tapi kerempeng. Dalam sehari bisa mengunyah nasi bersama lauk tempe dan sayur bening, itu adalah rezeki bagi si Keong yang Kerempeng sebagai penghilang lapar.

Nasib baik berupa umur panjang yang terlimpah atas diri si Keong dari Tuhan, dia masih bisa hidup untuk makan. Rutinitas hidup untuk makan si Keong adalah bangun pagi, memanaskan motor, menjemput langganan ojek serta mengantarkan mereka sampai ke sekolah dasar. Lalu dia beristirahat barang beberapa jam di pangkalan; syukur-syukur ada orang yang mau menyewa jasa ojeknya ketika dia mengaso di pangkalan. Kemudian dia menjemput anak-anak langganan ojeknya dan mengantarkan mereka kembali ke rumah masing-masing. Sesudah itu, si Kerempeng bisa tidur barang satu jam sebelum berangkat bekerja. Pekerjaannya adalah mengantarkan laporan klinik laboratorium. Setidaknya pekerjaannya itu cukup membuat si Keong bangga ketimbang dulu saat dia mengantarkan koran kepada para langganan. Dari sepeda, naik tingkat ke sepeda motor. Pada malam hari, dia pulang ke rumah, tidur. Begitu terus setiap Senin hingga Sabtu. Hingga genap sebulan, dia m...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
Genggaman Makanan
Talita Shafa Arifin
Cerpen
Bronze
Atap
Titin Widyawati
Cerpen
Perspektif
Nidaul Ainiyah
Cerpen
Bronze
Rambut Merah Ceri
Red Cherry
Cerpen
Bronze
Pelukis Jalanan
AnotherDmension
Cerpen
Bronze
Bintang yang Redam di Cakrawala Pagi
Ezra Jo
Cerpen
Maghdiraghar Nyurathala
JWT Kingdom
Cerpen
Bronze
Selena.
Mariana Sibuea
Cerpen
Seperti mati, hidup juga punya banyak alasan
tseasalt
Cerpen
Bronze
Terpaksa Merampok
Putri Rafi
Cerpen
Kisah Rubah
Rafael Yanuar
Cerpen
Serupa Daun-daun
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Cinta Santri Putri
Rani Rosdiana
Cerpen
Bronze
Notifikasi Terakhir
maulana
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Flash
Bronze
Pilot
Andriyana
Flash
Bronze
Si Kepala Berasap
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Novel
Bronze
Plung!
Andriyana
Cerpen
Bronze
Burung-Burung Itu Tak Berkata Lagi
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Novel
Bronze
Jeles
Andriyana
Cerpen
Bronze
Hal Ini Bisa Saja Terjadi
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana