Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Masjid Pensiunan
0
Suka
8,019
Dibaca

“Maaf, Anda Muslim?”

“Ya.”

“Cocok. Ini rumah dekat dengan masjid. Warga di komplek ini aktif. Masjidnya besar dan tak pernah kosong. Kerukunan warga juga bagus. Jadi kamu cocok sekali ....”

“Berapa?”

“500 juta.”

Kau meletakan telepon genggam di meja. Di telingamu masih terngiang suara dari seberang telepon itu. Suara orang yang kau dapat dari iklan online. Yang membuai. Yang menggoda. Yang mengajakmu untuk segera melihat rumah dalam komplek tua legendaris itu. Perumahan mewah di zamannya. Tempat tinggal para pejabat. Pemuka kota.

Tapi, kau cerdik. Kau tak langsung memberi kata ‘iya’. Kau atur waktu peka...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu
Cerpen
Tetangga Depan Rumah
ken fauzy
Cerpen
Racau
Rafael Yanuar
Cerpen
Esok Masih Akan Terus Berjalan
Rein Senja
Cerpen
Bronze
Berhitung
hyu
Cerpen
Bronze
Si Hitam Bernama Beruntung.
P12
Cerpen
Hal-Hal yang Tidak Pernah Kupelajari dari Ibu
Tresnaning Diah
Cerpen
Sepotong Roti Hangat di Ujung Hujan
Muhamad Irfan
Cerpen
Sarma's Story
Brigita Tampubolon
Cerpen
Bronze
Malu
Imajinasiku
Cerpen
Bronze
Satu Langkah Yang Belum Terjadi
faridhachacha
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
ALTEZZA : Semata Karenamu
Tinta Monyet
Cerpen
Bronze
Koridor-koridor yang Diisi Nyanyian Murai
Jie Jian
Cerpen
Bronze
Jas Hujan Biru
aksara_g.rain
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu
Novel
Bronze
Laron Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Buruh di Tanah Sendiri
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tuah Kumis Tikus
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sejakartanya Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Atas Nama Anjing
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Transkrip
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Restaurant Jang Kie
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dongeng Pulau Merah dan Pengarangnya
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kerah Baju dan Balon Ungu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sipanggaron
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Rencana
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dilarang Berharap pada Gigi Palsu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Jam Malam di Warung Kopi
Muram Batu