Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
2
Suka
1,500
Dibaca

Prolog

Robot yang pada umumnya diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia, ternyata tidak hanya terbuat dari logam dan kabel. Tapi juga dari tulang dan daging.

Ia diberi nama manusia, diperlakukan seperti mesin, dan diharapkan bekerja tanpa lelah. Setiap pagi ia bangun tepat waktu, menata wajahnya seperti layar datar tanpa ekspresi, tanpa suara kesakitan. Tidak ada tombol darurat untuk rasa lelah, tidak ada sistem pendingin untuk hati yang terlalu panas oleh kecewa.

Orang-orang menyebutnya kuat. Mereka tak pernah bertanya apa yang harus dikorbankan agar kata kuat itu tetap berdiri. Sebab robot jenis ini tidak pernah diajari cara mengeluh. Ia hanya tahu satu perintah, bertahan.

Dan seperti robot pada umumnya, jika suatu hari ia rusak, semua akan heran. Bukan karena ia hancur, melainkan karena selama ini mereka lupa, bahwa di balik rangka yang tampak kokoh, ada hati yang belajar berpura-pura tidak merasa apa-apa.

Bab 1: Setia yang Tak Setara

​Hari-hari Arwan kini seakan menguap begitu saja, mengalir tanpa jeda dalam putaran waktu yang membosankan. Tanpa ia sadari, sudah lebih dari satu tahun ia menapaki tanah Jawa, mengadu nasib di perantauan bersama sahabatnya, Reno. Rutinitas memotong ayam dari satu ekor ke ratusan ekor lainnya, perlahan membuat jemarinya kapalan dan batinnya terbiasa dengan bau anyir yang melekat.

​Namun, di balik ketenangan wajahnya yang kaku, kejadian pahit di Baturaden setahun silam masih sering menyelinap masuk ke dalam mimpinya. Luka itu belum sembuh benar, bahkan kerap terulang kembali dalam skenario yang berbeda-beda, seolah rasa sakit itu gemar membuntuti langkahnya ke mana pun ia pergi.

​Arwan memilih untuk tetap diam dan bersabar. Baginya, ini adalah harga yang harus dibayar sebagai perantau yang menumpang di atap...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Huruf Pertama
Ismi Faiza
Cerpen
Guru Honorer Gaji 300k Menghadapi Hidup
Yovinus
Cerpen
Bronze
Manusia Kayu
anargya andini damarashri
Cerpen
Semar Mendem
hyu
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Pergi Bersama
zain zuha
Cerpen
Izinkan Aku Menyayangimu
Dewi Fortuna
Cerpen
Perhatikan Rani (Part 2)
Cassandra Reina
Cerpen
Bronze
Sipanggaron
Muram Batu
Cerpen
Jenazah
Rita Puspitasari
Cerpen
Bronze
Selayaknya Ampas Kopi
KusumaBagus Suseno
Cerpen
Bronze
Cucuku Aina
cyara afnan
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bau yang Menyeruak dari Mayat Sahabatku
Galang Gelar Taqwa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Tentang Cinta
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Antara Gurami Bakar dan Kerangka Terios
Bang Jay
Novel
Bronze
Dari Kuli turun ke Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kisah Kasih di Lapak Ayam Potong
Bang Jay
Cerpen
Bronze
TRAUMA MASA LALU : Ego Yang Menguasai
Bang Jay
Novel
Bronze
Saldo Kilat dan Harga Diri
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Titik Nol Orde Baru : evolusi kucing penjaga lapak
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Belukar diladang Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Di Atas Reruntuhan yang Membangun Dunia
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Canda berujung petaka. Malam jum'at kliwon
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Genggaman di Ambang Senja: Senyum yang Menggetarkan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Bakso dan Basa-basi: juru cuci mangkuk yang mendadak panik
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Antara Adab dan Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kenakalan Masa Remaja
Bang Jay