Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
2
Suka
2,860
Dibaca

Prolog

Robot yang pada umumnya diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia, ternyata tidak hanya terbuat dari logam dan kabel. Tapi juga dari tulang dan daging.

Ia diberi nama manusia, diperlakukan seperti mesin, dan diharapkan bekerja tanpa lelah. Setiap pagi ia bangun tepat waktu, menata wajahnya seperti layar datar tanpa ekspresi, tanpa suara kesakitan. Tidak ada tombol darurat untuk rasa lelah, tidak ada sistem pendingin untuk hati yang terlalu panas oleh kecewa.

Orang-orang menyebutnya kuat. Mereka tak pernah bertanya apa yang harus dikorbankan agar kata kuat itu tetap berdiri. Sebab robot jenis ini tidak pernah diajari cara mengeluh. Ia hanya tahu satu perintah, bertahan.

Dan seperti robot pada umumnya, jika suatu hari ia rusak, semua akan heran. Bukan karena ia hancur, melainkan karena selama ini mereka lupa, bahwa di balik rangka yang tampak kokoh, ada hati yang belajar berpura-pura tidak merasa apa-apa.

Bab 1: Setia yang Tak Setara

​Hari-hari Arwan kini seakan menguap begitu saja, mengalir tanpa jeda dalam putaran waktu yang membosankan. Tanpa ia sadari, sudah lebih dari satu tahun ia menapaki tanah Jawa, mengadu nasib di perantauan bersama sahabatnya, Reno. Rutinitas memotong ayam dari satu ekor ke ratusan ekor lainnya, perlahan membuat jemarinya kapalan dan batinnya terbiasa dengan bau anyir yang melekat.

​Namun, di balik ketenangan wajahnya yang kaku, kejadian pahit di Baturaden setahun silam masih sering menyelinap masuk ke dalam mimpinya. Luka itu belum sembuh benar, bahkan kerap terulang kembali dalam skenario yang berbeda-beda, seolah rasa sakit itu gemar membuntuti langkahnya ke mana pun ia pergi.

​Arwan memilih untuk tetap diam dan bersabar. Baginya, ini adalah harga yang harus dibayar sebagai perantau yang menumpang di atap...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Muka Datar
Fajar Muharram
Cerpen
Orang-Orang Pojok
Aniq Munfiqoh
Cerpen
Para Pencari Kerja
zain zuha
Cerpen
Bakso Madura
Rizky Anna
Cerpen
Bronze
panana paapa nanaada panapapana
Marhaeny Benedikta
Cerpen
Bronze
Pemuda Berkepala Anjing
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Jalur Yang Lain
Skywall09
Cerpen
Bronze
Topeng Keindahan
Cicilia Oday
Cerpen
Bronze
INSOMNIA
Intan Andaru
Cerpen
Tandang
RD Sinta
Cerpen
Bronze
Dua Puluh Dua Desember
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Dua Peron, Satu Lambaian
Dhiandra Jatu
Cerpen
Bronze
Koridor-koridor yang Diisi Nyanyian Murai
Jie Jian
Cerpen
Bronze
Enchanted
Lady Queen
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Antara Adab dan Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Canda berujung petaka. Malam jum'at kliwon
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Mancing gaya. Ikan Raya
Bang Jay
Cerpen
Bronze
ORDE BARU : Babu Vision
Bang Jay
Novel
Bronze
Saldo Kilat dan Harga Diri
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Genggaman di Ambang Senja: Senyum yang Menggetarkan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Aroma rezeki depan Mesjid
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Belukar diladang Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kenakalan Masa Remaja
Bang Jay
Cerpen
Bronze
ADAB & PERSAHABATAN : Di Antara Darah Dan Kehormatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
TRAUMA MASA LALU : Ego Yang Menguasai
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Dibalik Gemerlapnya Lampu Konser_ Cinta Masa Lalu
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kisah Kasih di Lapak Ayam Potong
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Keserakahan berujung Kehancuran
Bang Jay