Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
2
Suka
1,830
Dibaca

Prolog

Robot yang pada umumnya diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia, ternyata tidak hanya terbuat dari logam dan kabel. Tapi juga dari tulang dan daging.

Ia diberi nama manusia, diperlakukan seperti mesin, dan diharapkan bekerja tanpa lelah. Setiap pagi ia bangun tepat waktu, menata wajahnya seperti layar datar tanpa ekspresi, tanpa suara kesakitan. Tidak ada tombol darurat untuk rasa lelah, tidak ada sistem pendingin untuk hati yang terlalu panas oleh kecewa.

Orang-orang menyebutnya kuat. Mereka tak pernah bertanya apa yang harus dikorbankan agar kata kuat itu tetap berdiri. Sebab robot jenis ini tidak pernah diajari cara mengeluh. Ia hanya tahu satu perintah, bertahan.

Dan seperti robot pada umumnya, jika suatu hari ia rusak, semua akan heran. Bukan karena ia hancur, melainkan karena selama ini mereka lupa, bahwa di balik rangka yang tampak kokoh, ada hati yang belajar berpura-pura tidak merasa apa-apa.

Bab 1: Setia yang Tak Setara

​Hari-hari Arwan kini seakan menguap begitu saja, mengalir tanpa jeda dalam putaran waktu yang membosankan. Tanpa ia sadari, sudah lebih dari satu tahun ia menapaki tanah Jawa, mengadu nasib di perantauan bersama sahabatnya, Reno. Rutinitas memotong ayam dari satu ekor ke ratusan ekor lainnya, perlahan membuat jemarinya kapalan dan batinnya terbiasa dengan bau anyir yang melekat.

​Namun, di balik ketenangan wajahnya yang kaku, kejadian pahit di Baturaden setahun silam masih sering menyelinap masuk ke dalam mimpinya. Luka itu belum sembuh benar, bahkan kerap terulang kembali dalam skenario yang berbeda-beda, seolah rasa sakit itu gemar membuntuti langkahnya ke mana pun ia pergi.

​Arwan memilih untuk tetap diam dan bersabar. Baginya, ini adalah harga yang harus dibayar sebagai perantau yang menumpang di atap...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Dari Ketinggian - Aku Mengerti Aku Tidak Mengerti
Firlia Prames Widari
Cerpen
Bronze
Seni Olah Rasa
Wahyu Sandralukita Sari
Cerpen
FINE
eSHa
Cerpen
Di Antara Dua Dunia
Yovinus
Cerpen
Arwah Kunang-Kunang
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
The Supposer
Lail Arahma
Cerpen
Ucup Si Programmer
Saputra
Cerpen
Bronze
Satu Kali Lagi
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Bulan Tidak Terbit
Mala Armelia
Cerpen
Bronze
Tak Sekemilau Emas
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Being a Foster Family - Love, Care, and Commitment
Foster care Gold Coast
Cerpen
Batas Pacuan
Kopa Iota
Cerpen
Bronze
JALAN PULANG
Bie Farida
Cerpen
Pemerkosa Akal
Titin Widyawati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Titik Nol Orde Baru : evolusi kucing penjaga lapak
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Canda berujung petaka. Malam jum'at kliwon
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Pohon Beringin Saksi Bisu
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Dibalik Gemerlapnya Lampu Konser_ Cinta Masa Lalu
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Di Atas Reruntuhan yang Membangun Dunia
Bang Jay
Novel
Bronze
Dari Kuli turun ke Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Tentang Cinta
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Panen Manggis, Nyawa hampir Menangis
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Ketika Makhluk Ruang Angkasa Mengirim Mata-mata
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Amarah sang Raja Air
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kisah Kasih di Lapak Ayam Potong
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Belukar diladang Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Keserakahan berujung Kehancuran
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Bakso dan Basa-basi: juru cuci mangkuk yang mendadak panik
Bang Jay