Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Manusia Kayu
0
Suka
4,312
Dibaca

“Trias kamu jarang banget aktif di komunitas, kenapa nih? Apa akhir-akhir ini ada masalah yang buat kamu jadi mangkir?” Suara kalem milik perempuan yang bertanya padaku barusan menjadi pemecah keheningan di tengah taman kota. 

Akupun mengerling dan menatap temanku bernama Aisya. Mencoba mendapat moment ketika pelupuk mata yang tak lain menjadi penyumbang jeda berpikir itu memberi aba-aba. “Iyah, Sya,” jawab sekenaku. 

“Iyah aja gitu? Aku yakin deh kalau kamu akhir ini lagi memendam masalahmu sendiri,” tebak Aisya. 

Saat ini akupun mulai mengumpulkan keberanian dan tekad, menjawab Aisya supaya nggak lagi penasaran. “Mungkin aku yang bodoh, Sya…,” ujarku membuat sebelah alis mata Aisya naik satu pangkat. 

“Maksudmu, Tri? Yuklah cerita mumpung kita berdua bisa hangout bareng,” bujuk Aisya ingin agar aku nggak setengah-setengah. 

“Iya, maksudku adalah aku lagi bodoh aja. Ngapain aku selama ini nggak memaksimalkan hidup aku? Usaha yang lebih keras mungkin atau ambil konsekuensi lain dari nasibku sekarang ini. Kamus di dunia aku cuman satu aja. Biar sukses,” keluhku sedang dib...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Manusia Kayu
anargya andini damarashri
Cerpen
Bronze
Bittersweet life
Sleplesswriter
Cerpen
Bronze
Perjuangan Menggapai Mimpi di Tengah Cobaan
Azhar Ainun Hidayat
Cerpen
Bronze
Wheres My Home?
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Tandang
RD Sinta
Cerpen
Bronze
Pinjaman
Trippleju
Cerpen
Paduka Yang Mulyo
Kiiro Banana
Cerpen
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Cerpen
Tiba Tiba Jodoh
Rizkia Khoirul Anwar
Cerpen
Bronze
Bakso dan Basa-basi: juru cuci mangkuk yang mendadak panik
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kerja / Dikerjain?
Rolly Roudell
Cerpen
Bronze
Saksi yang bungkam
Nazwa Nadya
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat
Cerpen
Polwan cita-cita ku
Nesya Nurbaeyinah
Cerpen
Para Lelaki yang Kududuki
Saharani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Manusia Kayu
anargya andini damarashri