Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Manusia Kayu
0
Suka
3,868
Dibaca

“Trias kamu jarang banget aktif di komunitas, kenapa nih? Apa akhir-akhir ini ada masalah yang buat kamu jadi mangkir?” Suara kalem milik perempuan yang bertanya padaku barusan menjadi pemecah keheningan di tengah taman kota. 

Akupun mengerling dan menatap temanku bernama Aisya. Mencoba mendapat moment ketika pelupuk mata yang tak lain menjadi penyumbang jeda berpikir itu memberi aba-aba. “Iyah, Sya,” jawab sekenaku. 

“Iyah aja gitu? Aku yakin deh kalau kamu akhir ini lagi memendam masalahmu sendiri,” tebak Aisya. 

Saat ini akupun mulai mengumpulkan keberanian dan tekad, menjawab Aisya supaya nggak lagi penasaran. “Mungkin aku yang bodoh, Sya…,” ujarku membuat sebelah alis mata Aisya naik satu pangkat. 

“Maksudmu, Tri? Yuklah cerita mumpung kita berdua bisa hangout bareng,” bujuk Aisya ingin agar aku nggak setengah-setengah. 

“Iya, maksudku adalah aku lagi bodoh aja. Ngapain aku selama ini nggak memaksimalkan hidup aku? Usaha yang lebih keras mungkin atau ambil konsekuensi lain dari nasibku sekarang ini. Kamus di dunia aku cuman satu aja. Biar sukses,” keluhku sedang dib...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Manusia Kayu
anargya andini damarashri
Cerpen
Bronze
Tukang Tipu
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Perjalanan
Fatimah Ar-Rahma
Cerpen
Bronze
Pelarian
Wafiqah
Cerpen
Bronze
Ibuku Bukan Wanita Malam
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Dapur dan Labelnya
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sengkolo
Nisa Dewi Kartika
Cerpen
Bronze
Solitary
Ravistara
Cerpen
Bronze
Pendorong Gerobak
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Berjuta-juta Jalan Menuju Kematian
Bonari Nabonenar
Cerpen
Bronze
Koridor-koridor yang Diisi Nyanyian Murai
Jie Jian
Cerpen
KALAU ADA YANG SULIT, KENAPA HARUS DIPERMUDAH?
Yunia Susanti
Cerpen
Bronze
SEVGILI ÇOCUĞUM
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Yang Tak Pernah Tersembuhkan
Lukman hakim
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Manusia Kayu
anargya andini damarashri