Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Mantra Untuk Yunan
3
Suka
8,691
Dibaca

Angin malam bertiup kencang sampai menembus celah jendela kamarku, kurapatkan selimut tebalku yang mulai kalah oleh hawa dingin yang menyelinap melalui celah selimut di bagian kaki. Suasana rumah sudah sepi sejak setengah jam yang lalu, lampu-lampu rumah pun sudah mati hanya menyisakan sebuah lampu super terang di depan rumah dan satu lagi lampu kamarku yang masih disibukkan dengan tugas menerangi buku di pangkuanku.

Kubaca baris demi baris, paragraf demi paragraf dan halaman demi halaman tulisan jelek milikku di masa lalu, sesekali kusunggingkan senyum dan beberapa halaman tentang kesedihan dan kesepian.

Pikiranku terbang mengenang masa itu, sejarah yang kubuat sendiri dan kini coba kukenang sendiri, terbang ke masa lalu, 10 tahun silam ketika aku bertemu dengan sebuah keadaan yang tidak pernah diinginkan seorang anak terhadap orang tuanya.

Kutatap sebuah bingkai poto tua yang memperlihatkan wajahku dan sahabat kecilku yang ompong, Yunan.

*****

 Pagi-pagi Yunan menghampiriku untuk berangkat sekolah, aku yang ketika itu sedang sarapan pun meminta Yunan untuk menunggu terlebih dahulu, dia pun menungguku di halaman rumah, mengobrol dengan bunga krisan yang basah setelah disiram oleh ibu. Dengan buru-buru kulahap besar-besar nasi goreng buatan Ibu yang super mantap, nasi goreng kencur kesukaanku lengkap dengan lima lembar daun kemangi segar. Sangat mantap.

“Sarapan belum ?” tanyaku pada Yunan yang sedang asik mengamati bunga-bunga krisan di halaman rumahku.

“Sudah, tadi Bapak masak telur dadar, banyak daun bawangnya, enak banget,” jawabnya antusias dengan ujung lidah yang terjulur mengelap ujung bibir, seakan menghadirkan gambaran enaknya t...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Mantra Untuk Yunan
N. HIDAYAH
Cerpen
TIRED
Nanar
Cerpen
Neraca Dunia
hyu
Cerpen
Bronze
Laki-laki Tanpa Bayangan
F. Theodora
Cerpen
Must be number one
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Harapan dari Sepiring Nasi
Saifoel Hakim
Cerpen
Jalan Itu Lagi
nazila ardiani
Cerpen
Bermain bola bersama teman di lapangan
Alfin Rifa'i
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Sarah Choice
wia ukhrowia
Cerpen
Selembar Dunia
Rafael Yanuar
Cerpen
Aroma Kayu
m aziz khulaimi hasni
Cerpen
Bronze
Solitary
Ravistara
Cerpen
Bronze
Tamu yang Tak Diingkan
maspupah Az-Zahra
Cerpen
Aku Tak Minta Dilahirkan
idntcare
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mantra Untuk Yunan
N. HIDAYAH
Novel
AMIGDALA
N. HIDAYAH
Cerpen
Bronze
BAPAK PULANG TERLAMBAT
N. HIDAYAH
Cerpen
Bronze
UANG IURAN KELUARGA
N. HIDAYAH
Novel
Bronze
Semiotika Cinta
N. HIDAYAH
Novel
SYAHADAT BERSAMA SENJA
N. HIDAYAH