Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Mantra Untuk Yunan
3
Suka
12,239
Dibaca

Angin malam bertiup kencang sampai menembus celah jendela kamarku, kurapatkan selimut tebalku yang mulai kalah oleh hawa dingin yang menyelinap melalui celah selimut di bagian kaki. Suasana rumah sudah sepi sejak setengah jam yang lalu, lampu-lampu rumah pun sudah mati hanya menyisakan sebuah lampu super terang di depan rumah dan satu lagi lampu kamarku yang masih disibukkan dengan tugas menerangi buku di pangkuanku.

Kubaca baris demi baris, paragraf demi paragraf dan halaman demi halaman tulisan jelek milikku di masa lalu, sesekali kusunggingkan senyum dan beberapa halaman tentang kesedihan dan kesepian.

Pikiranku terbang mengenang masa itu, sejarah yang kubuat sendiri dan kini coba kukenang sendiri, terbang ke masa lalu, 10 tahun silam ketika aku bertemu dengan sebuah keadaan yang tidak pernah diinginkan seorang anak terhadap orang tuanya.

Kutatap sebuah bingkai poto tua yang memperlihatkan wajahku dan sahabat kecilku yang ompong, Yunan.

*****

 Pagi-pagi Yunan menghampiriku untuk berangkat sekolah, aku yang ketika itu sedang sarapan pun meminta Yunan untuk menunggu terlebih dahulu, dia pun menungguku di halaman rumah, mengobrol dengan bunga krisan yang basah setelah disiram oleh ibu. Dengan buru-buru kulahap besar-besar nasi goreng buatan Ibu yang super mantap, nasi goreng kencur kesukaanku lengkap dengan lima lembar daun kemangi segar. Sangat mantap.

“Sarapan belum ?” tanyaku pada Yunan yang sedang asik mengamati bunga-bunga krisan di halaman rumahku.

“Sudah, tadi Bapak masak telur dadar, banyak daun bawangnya, enak banget,” jawabnya antusias dengan ujung lidah yang terjulur mengelap ujung bibir, seakan menghadirkan gambaran enaknya t...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Mantra Untuk Yunan
N. HIDAYAH
Cerpen
Bronze
Sejakartanya Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Untuk Ayah
Langitttmallam
Cerpen
Ssstttt..Jangan Berisik!!!
Khairaniiii savira
Cerpen
Rumah Tangga Tetangga
Priy Ant
Cerpen
Gubuk Kecil di Kota Kuning
Rafael Yanuar
Cerpen
Beranak Dalam Kaos Kaki
muhammad rio al fauzan
Cerpen
Bronze
Selayaknya Ampas Kopi
KusumaBagus Suseno
Cerpen
Sofia
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Dunia Tanpa Hukum
Jasma Ryadi
Cerpen
Terra Valley Rise of The Golem Empire
Tourtaleslights
Cerpen
Bronze
Semesta Cinta Sheila
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
Bronze
Persahabatan Antar Planet
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
09 Halaman Kosong
Bima Kagumi
Cerpen
Bronze
Koran Kertas
Imajinasiku
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mantra Untuk Yunan
N. HIDAYAH
Novel
Altar Terakhir
N. HIDAYAH
Novel
Bronze
Semiotika Cinta
N. HIDAYAH
Cerpen
Bronze
UANG IURAN KELUARGA
N. HIDAYAH
Novel
SYAHADAT BERSAMA SENJA
N. HIDAYAH
Cerpen
Bronze
BAPAK PULANG TERLAMBAT
N. HIDAYAH
Novel
AMIGDALA
N. HIDAYAH