Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Manto dan Ayam Robot Bertopi Koboi
3
Suka
8,650
Dibaca

Manto, bocah berkepala plontos dengan kacamata tebal yang entah bagaimana selalu berhasil miring, terguling-guling di lantai sambil memegangi perutnya. Air mata menggenang di sudut matanya, bukan karena sedih, melainkan karena tertawa terbahak-bahak.

"Aduh... aduh... perutku..." rintihnya di sela-sela tawa. "Gimana bisa sih, robot pengantar makanan malah nyasar ke kandang ayam tetangga? Hahaha..."

Niri, ibunya yang berambut merah muda neon – tren terbaru di tahun 2050 – hanya bisa menggelengkan kepala dari balik layar hologram dapurnya. "Manto! Itu makananmu! Cepetan ambil, keburu dipatok ayam robot Pak RT!"

"Iya, Bu... hahaha... tapi... ayam robotnya... pakai topi... koboi! Hahahaha..." Manto semakin terguling-guling, tak kuasa menahan tawa. Bayangan ayam robot Pak RT yang sangar, lengkap dengan topi koboi dan pistol laser mini, sukses membuatnya terpingkal-pingkal.

"Manto! Jangan ditertawakan! Kasihan robotnya!" teriak Mandar, ayahnya, dari ruang kerjanya di lantai dua. Suara ayahnya terdengar samar-samar karena terhalang pintu anti-bising yang super canggih.

Manto akhirnya bangkit, masih dengan sisa-sisa tawa. Ia melangkah keluar rumah, menuju kandang ayam tetangga. Benar saja, di sana berdiri robot pengantar makanan...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Manto dan Ayam Robot Bertopi Koboi
Arief Rahmanto
Cerpen
Bronze
Grooming
Alya Nazira
Cerpen
Bronze
TRAUMA MASA LALU : Ego Yang Menguasai
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Kulkas Berbicara
Athea Magnolia
Cerpen
Bronze
Pelajaran dari Ban
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Tunangan Dokterku Berselingkuh Dengan Koasnya
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Prenuptial Agreement: Antara Luka dan Logika
Jasma Ryadi
Cerpen
OMA-OMA MERESAHKAN
Zirconia
Cerpen
Bronze
Berjuta-juta Jalan Menuju Kematian
Bonari Nabonenar
Cerpen
Bronze
DIANTARA DETAK DAN DIAM
JI
Cerpen
Rangkaian Persahabatan
Lavanya Anasera
Cerpen
Bronze
Perempuan Pemakan Bangkai
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Cerpen
TIRED
Nanar
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu
Cerpen
Terlahir Kembali
zain zuha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Manto dan Ayam Robot Bertopi Koboi
Arief Rahmanto
Novel
Kos Mukasyafah, Tempat Penantian yang Hangus
Arief Rahmanto
Novel
Bronze
Bayang di Balik Luka
Arief Rahmanto