Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Malam Pertama
1
Suka
24,363
Dibaca

Teman-teman memanggilnya Bian, Ayahnya memberi nama lengkap Bian Kusuma. Kusuma diambil dari nama tengah Ibunya, Beti Kusuma Ningsih, sebagai bentuk kenangan. Ibu Beti meninggal saat masih berada di Rumah Sakit pasca melahirkan. Akhirnya Bian hanya dibesarkan oleh Ayahnya sebatang kara.

Seorang lelaki berusia hampir kepala 4 sedang tidur pulas di atas ranjang rapuhnya memberi jeda pada tubuh yang bekerja semalaman, hanya berselimut sarung yang terlilit setengah badan bekas dipakainya meronda, juga tak luput dari suara dengkuran yang bertempo pelan tanpa mengusik tidurnya sendiri.

"Yah, Bian keluar main sama temen-temen ya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Upacara pagi pancasila
Rizky aditya
Cerpen
Bronze
Malam Pertama
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Dream Trace
Nur Rahma
Komik
Asiknya Memanen Pala Saat Sasi
Nurbaya Pulhehe
Flash
Bronze
Rindu Yang Tak Terlihat
Herman Siem
Novel
Smile Schedule
Jihannie
Novel
Seduhan Tanah Pekarangan
Neo
Novel
AKU HARUS MENERIMA
FAJAR BASKORO
Flash
Jangan Panggil Saya Monyet
Alwinn
Cerpen
Kepulangan Lestari Bersama Seporsi Bakso
muhamad Rifki
Novel
Bronze
Bendera Setengah Tiang
I Gede Luwih
Novel
NAMIDA
Didik Suharsono
Novel
Bronze
Bu Daode De Minzu
ANINZIAH
Skrip Film
Fragmen: Dialog
alpistasedo pelawi
Skrip Film
Andai Aku Boleh Memilih (Sebuah Skenario Film)
Imajinasiku
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Malam Pertama
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Bronze
BAKA
Muhammad Adli Zulkifli
Flash
Jok
Muhammad Adli Zulkifli
Skrip Film
Birthday
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Awas Kepala Buntung
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Pilihan Ganda
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Melamar
Muhammad Adli Zulkifli
Skrip Film
JARUM BESI
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Seperti Seekor Kupu-kupu yang Hinggap Sebentar di Setangkai Bunga Kemboja Lalu Pergi dan Tak Pernah Kembali
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Puasa
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
SAPTO
Muhammad Adli Zulkifli