Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Malam Pertama
1
Suka
21,371
Dibaca

Teman-teman memanggilnya Bian, Ayahnya memberi nama lengkap Bian Kusuma. Kusuma diambil dari nama tengah Ibunya, Beti Kusuma Ningsih, sebagai bentuk kenangan. Ibu Beti meninggal saat masih berada di Rumah Sakit pasca melahirkan. Akhirnya Bian hanya dibesarkan oleh Ayahnya sebatang kara.

Seorang lelaki berusia hampir kepala 4 sedang tidur pulas di atas ranjang rapuhnya memberi jeda pada tubuh yang bekerja semalaman, hanya berselimut sarung yang terlilit setengah badan bekas dipakainya meronda, juga tak luput dari suara dengkuran yang bertempo pelan tanpa mengusik tidurnya sendiri.

"Yah, Bian keluar main sama temen-temen ya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Mahasiswa Pinggiran
choirin nofianti
Novel
Di bawah Pohon Pinus
Ati Raah
Novel
OBONG
Eka Bahari
Novel
Bronze
DENDAM
Bhina Wiriadinata
Novel
Hening - Kebisingan Penuh Warna
fotta
Skrip Film
Single Mom To Be
Yennie Soekanta
Flash
Tergantung Sang Perancang Semesta
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Malam Pertama
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Anyang-anyangan ini seperti Membunuhku
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Maret dan rahasia
haniifa_
Novel
Back to 16
Lina A. Karolin
Novel
Cintai Cinta
Rina F Ryanie
Novel
Puisi dari army untuk army
Ainun Zakiyah
Novel
Gelato for My Lame Life
DWI CAHAYA LESTARI
Flash
Mimpi
Shofiyah Azzahra
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Malam Pertama
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Pilihan Ganda
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Melamar
Muhammad Adli Zulkifli
Flash
Jok
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
SAPTO
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Bronze
BAKA
Muhammad Adli Zulkifli
Skrip Film
Birthday
Muhammad Adli Zulkifli
Skrip Film
JARUM BESI
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Puasa
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Awas Kepala Buntung
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Bronze
Seperti Seekor Kupu-kupu yang Hinggap Sebentar di Setangkai Bunga Kemboja Lalu Pergi dan Tak Pernah Kembali
Muhammad Adli Zulkifli