Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Malam-Malam Wadam
3
Suka
24,802
Dibaca

Saya senang bila malam. Memang, karena saya seorang wadam. Jam 7 malam, berdandan. Keluar... Berkejar... Sebelumnya, pada pagi saya menjaga warung Akoh di pojok jalan.

Saya seorang wadam sejati. Cinta malam, cinta om-om, cinta tante, cinta duit (siapa yang tidak?). Wadam sejati, mau dioral, apalagi dianal.

Mulanya saya senang pakai rok mini mami, lalu BH, akhirnya celana dalam berenda mami. Umur saya 15 waktu itu. Pertama saya pakai barang-barang mami adalah untuk masturbasi. Mami marah, apalagi papi. Jadi, sekalian saja papi meng-anal saya di suatu pagi, jam 2 pagi, saya ingat sekali, karena saya menikmatinya. Perkosaan yang tidak saya anggap perkosaan. Jujur saya orgasme. Papi sering ajak saya begituan karena terkadang ia habis duit untuk pelacur. Saya menikmatinya, sampai mami memergoki papi s...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (6)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Moon On The Water
rayba lonehuman
Novel
RATU ASRAMA
Seiba mayuki
Novel
Bronze
Stevie: Sebuah Catatan Remaja Biasa
Nadya Wijanarko
Novel
Sinus Rhythm : You are my PQRST
Twyta Hakim Wening Kalbu
Novel
Bronze
Please, PROTECT ME!
Charansa
Novel
Revolusi Diri
Kinarni
Novel
Gold
The Leader Who Had No Tittle
Bentang Pustaka
Novel
Dering Ponsel Ibu
Puspa Seruni
Novel
Bukan Lelaki Arimbi
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Mata Seorang Pemungut Sampah
Neo Hernando
Flash
Cerita Di Bulan Agustus
RF96
Cerpen
Bronze
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Novel
Bronze
UMUR 20
Arfiah Rachman
Novel
Bronze
HURT (the love triangle)
Arum safitri
Novel
Keluh Kesah Kisahku
Yunissa Cesariyanti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Skrip Film
Malam Mencari Pagi
Aneidda
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Novel
Bronze
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Flash
Kalah Sebagai Manusia
Aneidda
Cerpen
Titik dan Koma
Aneidda
Flash
Awan
Aneidda
Flash
Mengapa Aku Sering Tak Di Sini
Aneidda
Flash
Retori Ironi Cinta
Aneidda
Flash
Ledakan
Aneidda
Flash
Coklat yang Meleleh
Aneidda
Flash
Kerinduan
Aneidda
Cerpen
Bronze
Pelangi Satu Menit
Aneidda
Flash
Sedihnya Bahagia
Aneidda
Cerpen
Bronze
Membunuh Benci
Aneidda