Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Maaf Malam Minggu ini Aku di Lubang Buaya, Sayang
1
Suka
11,411
Dibaca

Maaf malam minggu kali ini, tertanggal 2 Oktober 1965, aku tak bisa mengunjungi rumahmu dan berbincang banyak. Ada tugas yang harus kulaksanakan. Jika kau berkenan dan agar aku tidak lupa, aku akan menuliskannya ke dalam surat cinta yang kutujukan untukmu.

Sayangku yang terkasih.

Semoga sehabis tugas ini, aku dapat melihat senyumanmu lagi.

Tunggu aku.

Di malam minggu lainnya, Sayang.

***

Sayangku, pada suatu malam minggu tertanggal 2 Oktober 1965 tersebut, aku memandang langit dan kembali memikirkanmu.

Aku merindukanmu.

Namun kutahu, tugasku sedang menghadangku untuk menemuimu.

Begitu lamuna...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Maaf Malam Minggu ini Aku di Lubang Buaya, Sayang
Silvarani
Novel
Gold
Jack Ma
Noura Publishing
Novel
Gold
Tunggu Aku di Batavia
Falcon Publishing
Flash
Bronze
Asal usul wayang tanah jawa
Miss Anonimity
Novel
PENGARUNG WAKTU: 21 Tahun Mencari Abimanyu
Braindito
Novel
Bronze
Lilin yang Patah
Gia Yaquni
Novel
Gold
Kolecer & Hari Raya Hantu
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Labirin Hati
Astrid Ayu Septaviani
Cerpen
Bronze
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
Bronze
Silent Scarf
Affry Johan
Novel
Bronze
Langit Merah Batavia
Leyla Imtichanah
Cerpen
Bronze
Macaronion
Tourtaleslights
Skrip Film
Armila Jonas Lobato
Handry TM
Novel
Perempuan Sehabis Gelombang
Panji Pratama
Novel
Bronze
Dear, Peaceful Day, Where Are You?
Pie
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Maaf Malam Minggu ini Aku di Lubang Buaya, Sayang
Silvarani
Flash
Bronze
Insomnia Distraction (Membicarakan Adam 3)
Silvarani
Cerpen
Bronze
Tamu si Anak Kunti
Silvarani
Flash
Bronze
Sebilah Lidah
Silvarani
Flash
Bronze
Eiffel Evil
Silvarani
Flash
Bronze
Kakak Perempuan dan Adik LAKI-LAKI (Membicaralan Adam 20)
Silvarani
Flash
Bronze
Kepada Dua Musim Kesukaanku
Silvarani
Flash
Bronze
Bunga Jeumpa yang Belum Kujumpa di Aceh
Silvarani
Flash
Bronze
Politik Berkesenian
Silvarani
Flash
Bronze
Seniman Darah Biru
Silvarani
Flash
Bronze
Breastfeeding Meeting
Silvarani
Flash
Bronze
Penghuni Imaji (Membicarakan Adam 21)
Silvarani
Flash
Bronze
Lipstik Berasap
Silvarani
Flash
Bronze
Pengantin Baru
Silvarani
Flash
Bronze
Unfol My Idol
Silvarani